Transformasi Pendidikan Sekolah Rakyat terhadap Penguatan Nilai Moral dan Karakter Generasi Alfa
DOI:
https://doi.org/10.35457/4859Keywords:
Pendidikan; Sekolah Rakyat; Penguatan; Nilai Moral; Karakter; Generasi AlfaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana transformasi pendidikan di sekolah rakyat memengaruhi penguatan nilai moral dan karakter generasi Alfa. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menggali pengalaman para guru, siswa, dan pemangku kepentingan lainnya melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan sekolah rakyat di lakukan melalui tiga model pendekatan utama diantara-Nya optimalisasi peran guru dan kepala sekolah dalam manajemen penguatan karakter, optimalisasi penguatan karakter berbasis praktiknya pada generasi alfa dan evaluasi pembelajaran dan program pembiasaan setip minggu. Implikasi hasil penelitian ini menyimpulkan perlu adanya integrasi nilai-nilai moral dalam kurikulum berbasis digital dan pelatihan bagi pendidik untuk dapat mengoptimalkan proses pembelajaran yang tidak hanya maju secara teknologi tetapi juga memelihara pembentukan karakter yang kuat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada nilai di era digital bagi sekolah rakyat.
Downloads
References
[1] A. Gardner-McTaggart and N. Palmer, “Global citizenship education, technology, and being,” Globalisation, Societies and Education, vol. 16, no. 2, pp. 268–281, 2018, doi: 10.1080/14767724.2017.1405342.
[2] Syamsidar, “Dampak Perubahan Sosial Budaya Terhadap Pendidikan,” Al-Irsyad Al-Nafs Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, vol. 2, no. 1, pp. 83–92, 2015.
[3] eko digdoyo, muhammad saleh sutrisno, “hasil Observasi Penelitian "Transformasi Pendidikan Sekolah Rakyat terhadap Penguatan Nilai Moral dan Karakter Generasi Alfa,” Ponorogo, Jun. 2025.
[4] H. F. Arman, S. Ediyono, and M. Hum, “Pembentukan Karakter Demokrasi dalam Pendidikan Kewarganegaraan”.
[5] I. N. Suastika, I. K. Suartama, and D. B. Sanjaya, “Urgency of social media-based civics education instruction in higher education,” World Journal on Educational Technology: Current Issues, vol. 14, no. 3, pp. 630–643, 2022, doi: 10.18844/wjet.v14i3.7198.
[6] B. J. Kim, A. L. Kavanaugh, and K. M. Hult, “Civic Engagement and Internet Use in Local Governance,” Adm Soc, 2011, doi: 10.1177/0095399711413873.
[7] I. R. W. D. Y. S. Roy Ardiansyah, “Peningkatan Kompetensi Profesional Guru dalam melaksanakan Pembelajaran Digital melalui Workshop Terintegrasi,” Jurnal Pendidikan Dasar, vol. 8, no. 2, 2020, doi: 10.20961/jpd.v8i2.44346.
[8] L. A. Zahroh, “Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Melalui Penguatan Standar Akreditasi Pendidikan Nasional,” AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies, vol. 3, no. 2, pp. 253–265, 2018, doi: 10.58788/alwijdn.v3i2.210.
[9] A. J. Juliani and A. Bastian, “PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA WUJUDKAN PELAJAR PANCASILA,” 2021.
[10] R. Usmi and S. Samsuri, “Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Global dalam Kurikulum Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Abad 21,” Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 7, no. 1, p. 149, 2022, doi: 10.17977/um019v7i1p149-160.
[11] Y. Hidayah, “Reorientasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada sekolah dasar dalam wacana kewarganegaraan smart and good citizen,” Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 2, no. 1, p. 27, 2020, doi: 10.12928/citizenship.v2i1.12938.
[12] Masrukhi, “Pengembangan Civic Intellegence Berbasis Kegiatan Ekstra Kurikuler Di Sekolah Dasar,” Integralistik, vol. I, pp. 14–28, 2018.
[13] L. Hamidah and M. S. Sari, “Pelakasanaan Program Pembiasaan Baik di Sekolah Sebagai Upaya Pembinaan Akhlak Siswa pada Masa Pandemi Covid-19,” Jurnal Jendela Pendidikan, vol. 2, no. 03, pp. 331–338, 2022, doi: 10.57008/jjp.v2i03.216.
[14] I. P. W. M. Sujana, Sukadi, I. M. R. Cahyadi, and N. M. W. Sari, “Pendidikan karakter untuk generasi digital native,” Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, vol. 9, no. 2, pp. 518–524, 2021.
[15] I. R. W. Wardani, M. I. Putri Zuani, and N. Kholis, “Teori Belajar Perkembangan Kognitiv Lev Vygotsky dan Implikasinya dalam Pembelajaran,” DIMAR: Jurnal Pendidikan Islam, vol. 4, no. 2, pp. 332–346, 2023, doi: 10.58577/dimar.v4i2.92.
[16] M. Maisyaroh et al., “Strategi Pembinaan Peserta Didik Dalam Rangka Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Pancasila Di Sekolah Dasar,” Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, vol. 4, no. 2, p. 171, 2021, doi: 10.17977/um027v4i12021p171.
[17] D. A. Dewi, S. I. Hamid, F. Annisa, M. Oktafianti, and P. R. Genika, “Menumbuhkan Karakter Siswa melalui Pemanfaatan Literasi Digital,” Jurnal Basicedu, vol. 5, no. 6, pp. 5249–5257, 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i6.1609.
[18] Thomas. Lickona, Educating for Character, Mendidik untuk Membentuk Karakter. Jakarta: Bumi Aksara., 1991.
[19] M. S. Lia, “Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Kompensasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Literature Manajemen Sumber Daya Manusia),” Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, vol. 3, no. 3, pp. 257–269, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sutrisno Sutrisno, Sulton Sulton , Sunarto Sunarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /home/ejournal.unisbablitar.ac.id/public_html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68






