Pola Pembinaan Karakter Siswa Broken Home di SMAN 2 Narmada
Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola pembinaan karakter serta hambatan yang ditemukan sekolah dalam menerapkan pola pembinaan karakter kepada siswa yang broken home di SMAN 2 Narmada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pola pembinaan karakter yang diterapkan guru kepada siswa broken home dilakukan melalui beberapa tahap seperti pola pemberian pemahaman, pola pembinaan keteladanan, pola pembinaan kebiasaan, pola pemberian nasehat, pola pengawasan dan pola pemberian hukuman. Ada beberapa nilai karakter yang terbentuk dalam melakukan pola pembinaan yaitu nilai religius, disiplin dan peduli lingkungan. Sedangkan kendala yang dihadapi dalam menerapkan pembinaan karakter adalah 1) secara internal yaitu siswa broken home yang susah diatur serta belum semuanya guru bisa menerapkan pembinaan 2) secara eksternal yaitu orang tua/wali siswa yang cuek dan bodoh amat, guru yang kurang kompak dalam menerapkan pembinaan karakter serta lingkungan teman siswa yang kurang bagus. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola pembinaan karakter yang diberikan kepada siswa broken home melalui enam tahapan yaitu pola pemberian pemahaman, pola pembinaan kebiasaan, keteladanan, nasehat, pengawasan dan hukuman. Dalam melakukan pembinaan ini ditemukan dampak yang dihasilkan yaitu dampak positif dan dampak negatif.
Downloads
References
N. Massa, M. Rahman, and Y. Napu, “Dampak Keluarga Broken Home Tehadap Perilaku Sosial Anak,” Jambura J. Community Empower., vol. 1, no. 1, pp. 1–12, Feb. 2020, doi: 10.37411/jjce.v1i1.92.
rri.co.ic, “Kenakalan Remaja Di Bangka Akibat Putus Sekolah dan Broken Home,” Radio Republik Indonesia. Accessed: Oct. 20, 2023. [Online]. Available: https://www.rri.co.id/daerah/143518/kenakalan-remaja-di-bangka-akibat-putus-sekolah-dan-broken-home
Talikanews.com, “Diduga ‘Broken Home’ Pemuda 16 Tahun di Lombok Gantung Diri,” Talikanews.com. Accessed: Oct. 20, 2023. [Online]. Available: https://www.talikanews.com/2020/08/16/diduga-broken-home-pemuda-16-tahun/
M. A. N. Kholil, H. S. Ismanto, and A. Setiawan, “Dampak Broken Home terhadap Siswa SMK N 1 Kudus Tahun 2021/2022,” J. Educ., vol. 05, no. 03, pp. 9019–9029, 2023.
M. A. Maulyda, I. Oktaviyanti, F. P. Astria, and Nurwahidah, “Dampak Lingkungan Teman dan Keluarga Terhadap Perkembangan Psikologi Anak: Studi Kasus Broken Home (Orang Tua Bercerai),” J. Elem. Educ., vol. 05, no. 2, pp. 255–266, 2022.
C. M. Annur, “Kasus Perceraian di Indonesia Melonjak Lagi pada 2022, Tertinggi dalam Enam Tahun Terakhir,” Databoks. Accessed: Sep. 17, 2023. [Online]. Available: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/01/kasus-perceraian-di-indonesia-melonjak-lagi-pada-2022-tertinggi-dalam-enam-tahun-terakhir
Diskominfotik, “Penduduk Cerai Hidup (Update Terakhir Bulan Desember Tahun 2023),” Satu data. Lombok Barat.
Y. Asman, Anida, and Muhammad, “Pola Pembinaan Karakter Islami pada Anak Broken Home di Panti Asuhan Aneuk Nanggroe Aceh Besar,” J. MUDARRISUNA Media Kaji. Pendidik. Agama Islam, vol. 12, no. 3, p. 701, Sep. 2022, doi: 10.22373/jm.v12i3.16406.
U. Prihatsanti, Suryanto, and W. Hendriani, “Studi KasusSebagai Metode Ilmiah dalam Psikologi.,” Bul. Psikol., vol. Vol. 8, no. No. 2, 2018.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Edisi kedua. Bandung: Alfabeta, 2020.
I. Mashuri and A. A. Fanani, “Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Sma Al-Kautsar Sumbersari Srono Banyuwangi,” Ar-Risalah Media Keislaman, Pendidik. dan Huk. Islam, vol. 19, no. 1, pp. 157–169, 2021, doi: 10.29062/arrisalah.v19i1.575.
C. R. Fatmela, Israwati, Rahmi, and Rosmiati, “Analisis Metode Pendidikan Anak Menurut Abdullah Nashih ’Ulwan dalam Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam,” JIM PAUD), vol. 6, no. 3, 2021.
A. Astitah, A. Mawardi, and M. Nurhidaya, “Pola Pembinaan Karakter Melalui Ekstrakurikuler Peserta Didik di SMA Muhammadiyah 1 Makasaar,” J. Kaji. Islam Kontemporer, vol. 11, no. 1, pp. 131–146, 2020.
R. P. Reksamunandar and Hadirman, “Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembiasaan dan Keteladanan Guru,” J. Cendekia, vol. 14, no. 1, pp. 27–38, 2022, doi: 10.37850/cendekia.
R. Fauziah, M. Montessori, Y. Miaz, and A. Hidayati, “Pembinaan Karakter Siswa Berdasarkan Kurikulum 2013 Sekolah Dasar,” J. Basicedu, vol. 5, no. 6, pp. 6357–6366, Dec. 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i6.1727.
T. Arifin, “Pola Pembentukan Karakter Anak Didik di SMP Negeri 3 Meulaboh,” Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, 2022.
A. Ghofur, A. Rusdi, and M. Nazaruddin, “Pola Pembinaan Kedisiplinan Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa,” Muaddib Islam. Educ. J., vol. 3, no. 2, pp. 81–88, Dec. 2020, doi: 10.19109/muaddib.v3i2.6894.
Karso, “Keteladanan Guru Dalam Proses Pendidikan di Sekolah,” Pros. Semin. Nas. Pendidik. Progr. Pascasarj., pp. 382–397, 2019.
Sutaryono, Jenis-jenis Faktor Penghambat. 2015.
N. A. Tianingrum and U. Nurjannah, “Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Kenakalan Remaja Sekolah di Samarinda,” J. Dunia Kesmas, vol. 8, no. 4, pp. 275–282, 2019.
A. K. Huda, M. Montessori, Y. Miaz, and R. Rifma, “Pembinaan Karakter Disiplin Siswa Berbasis Nilai Religius di Sekolah Dasar,” J. Basicedu, vol. 5, no. 5, pp. 4190–4197, Sep. 2021, doi: 10.31004/basicedu.v5i5.1528.
Copyright (c) 2024 Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).