E-Voting dengan Electronic Voting Machine dan Fingerprint One-Detect Verification sebagai Katalisator Modernisasi Pemilu di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.35457/supremasi.v12i1.1641Keywords:
Pemilihan Umum, Electronic Voting Machine (EVM), Fingerprint One-Detect Verification (FOV)Abstract
Konstitusi Indonesia tidak mengatur secara jelas mengenai mekanisme pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu). Hingga saat ini, Pemilu di Indonesia masih diselenggarakan dengan mekanisme konvensional (mencoblos atau mencontreng surat suara). Melalui metode penelitian yuridis normatif yang bersifat deskriptif terapan, diketahui bahwa mekanisme konvensional tersebut menimbulkan banyak permasalahan, seperti (1) beratnya beban kerja panitia ad hoc Pemilu; (2) mobilitas dan alokasi logistik yang rumit; (3) alokasi anggaran Pemilu Serentak Indonesia 2019 yang besar; dan (4) banyaknya surat suara tidak sah disebabkan tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah. Sesuai Teori Hukum Progresif, hukum itu ada untuk manusia, sehingga permasalahan-permasalahan tersebut harus diatasi dengan mekanisme baru bagi penyelenggaraan Pemilu di Indonesia. Mekanisme tersebut adalah e-voting dengan Electronic Voting Machine (EVM) dan Fingerprint One-Detect Verification (FOV). Gagasan inovasi ini akan melengkapi EVM dengan kemampuan fingerprint one detect-verification yang secara bertahap akan diselenggarakan di Indonesia dengan tetap menjamin asas-asas Pemilu, diselenggarakan oleh Tim Khusus Revolusi E-voting yang dibentuk oleh Komisi Pemilihan Umum. E-voting dengan EVM dan FOV hadir sebagai solusi atas permasalahan yang ditimbulkan oleh mekanisme konvensional maupun kekurangan e-voting yang telah ada, sekaligus menjadi katalisator modernisasi pemilu di Indonesia.
Downloads
References
Abdulsyani. (1994). Sosiologi, Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara.
Afrimadona, Amir Nashirudin, dkk. (2019). Perihal Pemungutan dan Penghitungan Suara, cet. ke-1, Jakarta: BAWASLU.
Blanc, Jarrett. (2007). Challenging the Norms and Standards of Election Administration. USAID (hal 11-19). IFES.
Friedman, Lawrence M. (2001). Hukum Amerika: Sebuah Pengantar (American Law: An Introduction), Jakarta: PT. Tatanusa.
Habibi, Muhammad dan Nurmandi, Achmad. (2019). “Dinamika Implementasi E-Voting di Berbagai Negara”. Jurnal UMY, 7(2), 4.
KPU Kab. Sleman. (2019). Laporan Pembentukan Badan Penyelenggara Ad Hoc Pemilu 2019 Kabupaten Sleman. Sleman: KPU.
Mote, C.D. (2001). Report of the National Workshop on Internet Voting–Issues and Research Agenda. Internet Policy Institute.
Nugraha, Anggara Cahya, Hanggara, Buce Trias, dkk. (2020). “Evaluasi dan Perbaikan Proses Bisnis Proyek Palapa Ring (PARING) Menggunakan Metode Business Process Improvement (BPI) (Studi Kasus: Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi)”. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 4(3), 39.
Rahardjo, Satjipto. (2006). Membedah Hukum Progresif. Jakarta: Kompas.
Reddy, A.K. (2011). “A Case Study On Indian E.V.M.S Using Biometrics”. International Journal Of Engineering Science & Advanced Technology, 1(1), 40-42.
Rosadi, Farida., Reni Saptati, dkk. (2019). Media Keuangan: Transparansi Informasi Kebijakan Fiskal, Vol. XIV/No.139/April 2019. Jakarta: Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.
Saptomo, Ade., Marwan, Awaludin., dkk. (2019). Dokumen Pembangunan Hukum Nasional Tahun 2019. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).
Satriawan, Iwan dan Lailam, Tanto. (2019). “Open Legal Policy dalam Putusan Mahkamah Konstitusi dan Pembentukan Undang-Undang”. Jurnal Konstitusi, 16 (3), 564.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
1. Copyright on any article is retained by the author(s).
2. The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
3. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
4. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
5. The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
Deprecated: json_decode(): Passing null to parameter #1 ($json) of type string is deprecated in /var/www/html/plugins/generic/citations/CitationsPlugin.php on line 68



