Dinamika Pembentukan Identitas Keagamaan Peserta Didik di Era Globalisasi Perspektif Pendidikan Agama Islam
DOI:
https://doi.org/10.35457/40v6by44Keywords:
Globalization, Religious Identity, Students, Islamic Religious EducationAbstract
Abstract
Globalization has brought about significant changes to many aspects of life, including the formation of religious identities. Technological advances, social media, and the influx of global culture clearly influence how students understand and practice religious teachings. In the context of Islamic Religious Education, this phenomenon presents both opportunities and challenges. This study aims to analyses the impact of globalization on the formation of students' religious identities and to examine the role of Islamic Religious Education in responding to these dynamics. The approach taken is qualitative library research, examining various relevant sources, such as books and journals. The results indicate that globalization has had a positive impact, providing wider access to religious knowledge and fostering greater tolerance and critical thinking among students. However, it also has the potential to cause an identity crisis, weaken religious commitment, and encourage consumerist and individualistic behavior that contradicts Islamic values. Consequently, a contextual, innovative, critical, and adaptive approach is needed to help students develop a strong, moderate, and relevant religious identity.
Keywords: Globalization; Religious Identity; Students; Islamic Religious Education
Abstrak
Globalisasi membawa perubahan signifikan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembentukan identitas keagamaan. Perkembangan teknologi, media sosial, serta masuknya budaya global jelas memengaruhi cara peserta didik memahami dan mengamalkan ajaran agama. Dalam konteks Pendidikan Agama Islam, fenomena ini memberi peluang dan tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak globalisasi terhadap pembentukan identitas keagamaan peserta didik serta mengkaji peran PAI dalam merespons dinamika tersebut. Basis metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif dengan menelaah berbagai sumber yang relevan, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi memberikan dampak positif berupa terbukanya akses pengetahuan keagamaan yang lebih luas, meningkatnya toleransi, serta berkembangnya pola pikir kritis peserta didik. Namun, di sisi lain, globalisasi juga berpotensi menimbulkan krisis identitas, melemahnya komitmen keagamaan, serta munculnya perilaku konsumtif dan individualistis yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Konsekuensinya, perlu adanya transformasi yang kontekstual, inovatif, kritis, dan adaptif dalam membimbing peserta didik guna membangun identitas keagamaan yang kuat, moderat, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Kata Kunci: Globalisasi; Identitas Keagamaan; Peserta Didik; Pendidikan Agama Islam
Downloads
References
Al-Hafifi, Ananda Nur Husain, & Muhamad Ridwan Effendi. “Institusionalisasi Pembiasan Keagamaan di Masjid Urban: Analisis Konstruksi Sosial Peter L. Berger.” Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 3, no. 1 (2026): 103–18. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v3i1.1718.
Alanshori, M. Zainuddin, & Salman Zahidi. “Pendidikan Islam Era Globalisasi: Menjaga Identitas di Tengah Arus Perubahan.” Ta’lim: Jurnal Studi Pendidikan Islam 8, no. 1 (2025): 80–90. https://doi.org/10.52166/talim.v8i1.8762.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana, 2012.
Bahari, M Farid Yudha, Hilman Mauludin, dan Akhmad Roziqin. “Pembentukan Identitas Muslim di Era Globalisasi Berbasis Nilai-Nilai Islam.” Action Research Journal Indonesia (ARJI) 7, no. 3 (2025). https://doi.org/10.61227/arji.v7i3.480.
Berger, Peter L, dan Thomas Luckmann. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. New York: Anchor Books, 1966.
Bungin, Burhan. Analisis data penelitian kualitatif. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007.
Febrianingsih, Dian. “Model Emansipatoris Jurgen Habermas dalam Pendidikan Agama Islam Kajian Teori dan Praktik.” AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman 11, no. 2 (2025): 26–38. https://doi.org/10.53627/jam.v11i2.5909.
Fiqri, Hamelia Putri, & Putri Septiana. “Pengaruh Globalisasi terhadap Identitas Keagamaan dalam Kalangan Pemuda Muslim.” Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 1, no. 2023 (2023): 1093–1104. https://doi.org/10.55606/religion.v1i5.424.
George, Mary W. The elements of library research: What every student needs to know. Princeton University Press, 2008.
Giddens, Anthony. The Consequences of Modernity. Cambridge: Polity Press, 1990.
Hanapi, Jamaluddin, & Amaluddin. “Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Konteks Global.” Journal of Humanities, Social Sciences, and Education 1, no. 3 (2025): 142–53. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.204.
Haryanto, Rizki, & Julian Delon. “Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap pembentukan identitas religius pada siswa Milenial.” BESTARI: Jurnal Studi Pendidikan Islam 20, no. 1 (2023): 1–14. https://doi.org/10.36667/bestari.v18i2.1290.
Husni, Muhammad. “Worldview Islam dan Tantangan Peradaban Kontemporer: Revitalisasi Epistemologi Tauhid untuk Masa Depan Umat.” Jurnal Inovasi Pendidikan dan Manajemen (JIPM) 1, no. 1 (2025): 23–30. https://doi.org/10.62568/jipm.v1i1.355.
Jaya, Hendri & Firman Rudiansyah. “Analisis Kontribusi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Toleransi.” An Naba: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Islam 2 (2024): 306–12. https://doi.org/10.51614/fj5tg109.
Juliadi, Muhammad, & Ahyar. “Pendidikan Agama Islam Berwawasan Global Sebagai Paradigma Respon Terhadap Globalisasi Dan Digitalisasi.” Empiricism Journal 6, no. 3 (2025): 1627–38. https://doi.org/10.36312/hngvpx30.
Khairunnisa, Wedra Aprison, dan Andy Riski Pratama. “Revitalisasi Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi: Strategi Baru dalam Islamisasi Pengetahuan di Abad 21.” Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 4, no. 2 (2025): 343–61. https://doi.org/10.55606/jurrafi.v4i2.5336.
Khobir, Abdul. “Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi.” Forum Tarbiyah 7, no. 1 (2009): 15. https://e-journal.stain-pekalongan.ac.id/index.php/forumtarbiyah/article/download/248/220.
Krippendorff, Klaus. Content analysis: An introduction to its methodology. Sage publications, 2018.
Muhaimin. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
Nurqadriani. “Dampak Globalisasi Terhadap Identitas Keagamaan Muslim. Perspektif Sosial Dan Budaya Di Desa Pa’Batangang.” IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman 9, no. 4 (2025): 788–809. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i4.2611.
Putri, Ira Kurnia, & Misra. “Dampak Globalisasi Terhadap Pendidikan Islam.” Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya 3, no. 2 (2025): 55–63. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i2.1628.
Rahmayanti, Siti, et al. “Tantangan Pendidikan Islam di Era Globalisasi dalam Menjaga Nilai-Nilai Keislaman.” Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora 2, no. 1 (2025): 105–6. https://jurnal.qolamuna.id/index.php/JQ/article/view/158.
Safyalmi. “Pengaruh Interaksi Sosial dalam Pembelajaran PAI Terhadap Pembentukan Identitas Keagamaan.” Edu Research: Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS) 4, no. 2 (2023): 96–106. https://doi.org/10.47827/jer.v4i2.244.
Salisah, Siti Khopipatu, Astuti Darmiyanti, & Yadi Fahmi Arifudin. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Peserta Didik di Era Digital: Tinjauan Literatur.” Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 1 (2024): 36–42. https://doi.org/10.47945/alfikr.v10i1.378.
Shobichah, Ike Italia, Sri Cuayu, & Saadah Tunisa. “Pendidikan Agama Islam Sebagai Fondasi Pencegahan Krisis Identitas Remaja di Era Globalisasi.” Lentera: Multidisciplinary Studies 3, no. 3 (2025): 23–240. https://doi.org/10.57096/lentera.v3i3.163.
Sholehah, Rif’atus, Lailatur Rosyidah & Elsa Imania. “Peran Strategi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Peserta Didik yang Religius, Toleran, dan Berakhlak Mulia di Era Globalisasi.” Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 8 (2025): 110–17. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i8.564.
Siti Rahmayanti, Nur, Nisrina Qurrotu, Novia Ramadhani, Abdul Azis, Pendidikan Agama Islam, Universitas Singaperbangsa Karawang, dan Info Artikel. “Tantangan Pendidikan Islam Di Era Globalisasi Dalam Menjaga Nilai-Nilai Keislaman.” Qolamuna: Keislaman, Pendidikan, Literasi dan Humaniora 2, no. 1 (2025): 105–6.
Sugiyono. Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Sukamto. “Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap Pembentukan Identitas Religius pada Siswa Milenial.” GUAU: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Agama Islam 1, no. 1 (2024): 102–16. https://studentjournal.iaincurup.ac.id/index.php/guau/article/view/1300.
Suprayogo, Imam. Universitas Islam Unggul: Refleksi Pemikiran Pengembangan Kelembagaan dan Reformulasi Paradigma Keilmuan Islam. Malang: UIN-Malang Press, 2009.
Tilaar, Henry Alexis Rudolf. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta, 2015.
Ulum, Rofiul et al. Keberagamaan dan Kesalehan Sosial: Refleksi dan Indeks Kesalehan Sosial 2022. Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Kemenag RI, 2022.
Zahro, Aulia, et al. “Peran Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Karakter Religius di Tengah Kultur Globalisasi.” Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 3, no. 1 (2026): 51–64. https://doi.org/10.61132/akhlak.v3i1.1586.
Zuhri, Ahmad “Pendidikan Agama Islam dalam Era Globalisasi: Menyeimbangkan Tradisi dan Modernitas.” Tarbawi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 21, no. 2 (2024): 1–12. https://doi.org/10.34001/tarbawi.v21i2.6882.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Murni, Usman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


