https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/issue/feed PROPHETIK: Jurnal Kajian Keislaman 2024-05-09T12:31:49+00:00 - prophetik@unisbablitar.ac.id Open Journal Systems <p>PROPHETIK: Jurnal Kajian Keislaman adalah Jurnal dengan dua jenis; penelitian dan ide konseptual. Penelitian ini terdiri dari laporan ilmiah yang meningkatkan pengetahuan tentang studi Islam dari enam topik. Ini dapat mencakup artikel yang melaporkan hasil studi penelitian kuantitatif atau kualitatif. Gagasan konseptual menerbitkan artikel-artikel yang secara konseptual relevan dengan kajian Islam sesuai dengan teori, model, atau posisi filosofis yang ada dalam kajian Islam tersebut.</p> https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3567 Membangun Blueprint untuk Manajemen Rapat yang Efektif pada Lembaga Pendidikan Islam 2024-05-07T02:04:32+00:00 M Yusuf zusuv.hamidi@gmail.com Mohamad Sodik msodiksydh@gmail.com <p>Manajemen rapat yang efektif memegang peranan penting dalam keberhasilan lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi pentingnya presisi agenda rapat dalam konteks lembaga pendidikan Islam, dengan fokus pada pembangunan blueprint untuk manajemen rapat yang efektif. Latar belakang penelitian ini muncul dari tantangan umum yang dihadapi oleh lembaga pendidikan Islam, yaitu kurangnya kejelasan dan ketepatan dalam perencanaan serta pelaksanaan rapat. Melalui pendekatan <em>library research</em>, penelitian ini mengidentifikasi peran vital presisi agenda dalam meningkatkan produktivitas, keterlibatan peserta, dan pencapaian tujuan rapat di lembaga pendidikan Islam. Temuan ini menciptakan dasar untuk membentuk blueprint yang terstruktur dan jelas dalam manajemen rapat, memberikan panduan praktis bagi lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan implementasi presisi agenda dalam meningkatkan efektivitas manajemen rapat pada lembaga pendidikan Islam. Implementasi presisi agenda diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah kurangnya kejelasan dalam pelaksanaan rapat, membuka jalan menuju pertemuan yang lebih produktif dan berdaya saing.</p> 2024-05-07T00:16:26+00:00 Copyright (c) 2024 M Yusuf, Mohamad Sodik https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3569 STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MAN 2 KOTA KEDIRI 2024-05-07T02:04:33+00:00 Siti Nurlatifah Latifanoer94@gmail.com <p>Kepala sekolah harus memiliki visi dan misi, serta strategi manajemen pendidikan secara utuh dan berorientasi kepada mutu pendidik, siswa dan sekolah. Kerja sama antara kepala sekolah, guru, dan anggota sekolah yang lain sangat di butuhkan dalam kelancaran memajukan mutu dan kualitas sekolahnya. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana strategi&nbsp;&nbsp; kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesionalisme guru baik dari program maupun upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional para gurunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendiskusikan secara mendalam tentang strategi Kepala Sekolah dalam pengembangan professional guru di MAN 2 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan melalui teknik trigulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi kepala sekolah untuk mengembangkan penguasaan guru terhadap materi pembelajaran terbagi menjadi beberapa hal yaitu MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), supervisi, pembinaan rutin Dan Penugasan. (2) Strategi kepala sekolah untuk pengembangan materi pembelajaran melalui pembinaan IT dan memfasilitasi para guru. (3) Strategi kepala sekolah untuk penguasaan guru terhadap berbagai metode pembelajaran melalui MGMP, pelatihan dan pembinaan. (4) Strategi kepala sekolah mengarahkan guru untuk menggunakan berbagai media pembelajaran melalui Supervisi pendidikan. (5) Strategi kepala sekolah dalam mengorganisasikan program pembelajaran melakukan Review Kurikulum setiap awal semester atau setiap setahun sekali.</p> 2024-05-07T00:38:10+00:00 Copyright (c) 2024 Siti Nurlatifah https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3562 Manajemen Pengelolan Lembaga Pendidikan Non Formal Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Bimbel Gama Private Center Selopuro Blitar 2024-05-07T02:04:34+00:00 Nur Yanah Nuryanah886@gmail.com <p>Mutu menjadi aspek terpenting dalam setiap lembaga pendidikan, dimana mutu diyakini sebagai modal utama dalam menghadapi persaingan. Oleh sebab itu, mengelola sebuah lembaga pendidikan haruslah secara komprehensif dan terintegrasi. Hal tersebut tidak terlepas dari bagaimana sebuah lembaga mengelola mutu itu. Pengelolaan lembaga pendidikan non formal pada dasarnya diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan pada lembag pendidikan tersebut yang kemudian mampu memenuhi kebutuhan konsumen secara konsisten dan mencapai peningkatan secara terus-menerus dalam setiap aspek aktivitas lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana manajemen pengelolaan lembaga pendidikan non formal dalam meningkatkan mutu pendidikan di Bimbel Gama Private Center Selopuro Blitar. Metode penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil temuan pertama dari penelitian ini adalah bahwa di Bimbel Gama Private Center dalam meningkatkan mutu pendidikan berlandaskan pada fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Temuan yang kedua adalah, Owner Bimbel Gama Private Center dalam merekrut SDM yang masuk di bimbel Gama Private Center ini benar-benar selektif karena bermutu tidaknya suatu lembaga pendidikan, tergantung SDM yang masuk. Dan temuan terakhir, untuk meningkatkan mutu pendidikan bimbel Gama Private Center, bimbel ini menggunakan metode pembelajaran yang menarik bagi yang les dibimbel gama dan di bimbel Gama Private Center ini terdapat bonus hafalan juz 30, do’a sehari-hari, dan mengaji.</p> 2024-05-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 Nur Yanah https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3560 IMPLIKASI PERUBAHAN NAMA TERHADAP BRAND IMAGE DAN UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN NAMA (Multi Kasus MAN 1 KOTA KEDIRI dan MAN 2 KOTA KEDIRI) 2024-05-07T02:04:36+00:00 Laily Nur Syayidah syayidah.cantik@gmail.com <p>Dalam meningkatkan daya saing lembaga pendidikan, maka membangun <em>brand image </em>merupakan salah satu strategi yang digunakan lembaga pendidikan untuk menyikapi semakin kompetitifnya persaingan dalam upaya merekrut siswa. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian jenis kualitatif yang dilakukan di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri dengan hasil bahwa upaya kepala madrasah dalam mensosialisasikan perubahan nama madrasah di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri dilakukan dengan berbagai macam diantaranya melalui media cetak dan media elektronik dan sosialisasi juga pertemuan dengan wali murid untuk berinteraksi, serta dengan berbagai pihak di berbagai macam forum<strong>. </strong>Dengan meningkatkan mutu dan kualitas madrasah dalam bidang ademik dan non akademik tidak merubah pandangan stakeholder terhadap perubahan nama madrasah. Implikasi perubahan nama madrasah terhadap input siswa di MAN 1 Kota dan MAN 2 Kediri selalu meningkat. Dampak positif implikasi perubahan nama madrasah di MAN 1 dan MAN 2 Kota Kediri sama yaitu memudahkan administrasi madrasah untuk beberapa tahun kedepan karena nama madrasah yang ada di Indonesia sekarang belum urut sesuai dengan wilayahnya dan dampak positif atas perubahan nama madrasah memiliki ciri khas tersendiri dalam membentuk <em>image</em> masyarakat terhadap madrasah seperti halnya progam keterampilan yang ada di MAN 1 Kota Kediri dan program asrama dan pendidikan karakter yang ada di MAN 2 Kota Kediri. Sedangkan dampak negatif pada perubahan nama madrasah di MAN 1 tidak merasa kehilang nama MAN 2 dikarenakan adanya perubahan nama MAN 1 memberikan warna dan semngat yang baru bagi madrash, sedangkan di MAN 2 merasa kehilangan nama MAN 3 dikarenakan nama madrasah yang MAN 3 tersebut sudah <em>branded</em> dan sudah sangat melekat dan berkesan bagi siswa bahkan alumni dari madrasah.</p> 2024-05-07T01:53:28+00:00 Copyright (c) 2024 Laily Nur Syayidah https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3568 Pembentukan Karakter Religius Mahasiswa Melalui Majelis Dzikir Dan Sholawat Universitas Islam Balitar Blitar 2024-05-07T02:04:38+00:00 Winarto Alfiyatulgus45@gmail.com Mohamad Sodik msodiksydh@gmail.com Siti Nurlatifah Latifanoer94@gmail.com <p>Globalisasi yang terjadi saat ini membawa masyarakat Indonesia medistorsikan pendidikan karakter bangsa. Padahal, pendidikan karakter merupakan suatu pondasi bangsa yang sangat penting dan perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, serta pada kalangan remaja yang menginjak dewasa. Kondisi yang semakin berubah saat ini mendorong mahasiswa untuk memiliki religiusitas yang tinggi dan kokoh. Dengan religius yang kokoh mahasiswa dapat menjadi seorang yang kokoh tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman. Majelis dzikir dan sholawat di Unisba selain menjadi media dzikir dan media pengembangan karakter mahasiswa, diharapakan menjadi media penguatan karakter religius mahasiswa. Perbedana sikap antar mahasiswa menunjukkan perbedaan bagi yang mengikuti secara rutin dengan mereka yang tidak pernah mengikuti sama sekali. Oleh karena itu, salah satu penerapannya adalah melalui pembentukan karakter religius melalui Majelis Dzikir dan Sholawat pada Mahasiswa di Universitas Islam Balitar. Bangsa yang besar tidak hanya mengandalkan sumberdaya&nbsp; alam saja, namun juga&nbsp; harus didukung sumber daya manusia yang memiliki karakter yang kokoh. Sumber daya manusia akan turut andil&nbsp; dalam mewujudkan&nbsp; harkat martabat bangsa. Globalisasi yang melanda bangsa saat ini mendorong masyarakat untuk memiliki karakter yang kurang baik. Dampak globalisasi dengan waktu relatif cepat menyebabkan budaya dapat berubah total. &nbsp;Pada kasus di atas, karakter menjadi sangat penting dalam &nbsp;membentengi generasi bangsa agar memiliki pribadi yang baik. Sehingga penelitian pembentukan karakter religius pada generasi penerus bangsa lebih sempit pada mahasiswa dipandang &nbsp;sangatlah genting untuk dikaji dan diteliti secara komprehensif. Penelitian ini akan mencoba menemukan pembentukan karakter religius melalui majelis dzikir dan sholawat Unisba Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif jenis kasus<em>.</em>Analisis data dengan mempergunakan teori 3 langkah Kut Lewin.&nbsp;</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> 2024-05-07T01:56:03+00:00 Copyright (c) 2024 Winarto, Mohamad Sodik, Siti Nurlatifah https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3561 Kontribusi Empati Bagi Perilaku Prososial Pada Remaja 2024-05-07T02:04:39+00:00 Hana Athia Akhzalini hanaathia@yahoo.com <p>Tingkat kepekaan perilaku prososial cenderung menurun di kalangan remaja. Remaja dianggap sukses melewati masa anak dan masa remaja, apabila mampu mengembangkan kompetensi sosial, salah satunya yaitu perilaku prososial. Perilaku prososial memerlukan penelitian &nbsp;lebih mendalam kembali. Jumlah artikel dan buku yang diterbitkan mengenai prososial lebih sedikit dibanding mengenai antisosial. Pada akhir tahun 2003, prososial merupakan kata kunci di 1.600 catatan PsycINFO, sedangkan antisosial adalah kata kunci di 3.850 catatan. Anak dan remaja yang memiliki empati akan lebih mudah untuk berperilaku prososial. Kajian terhadap faktor-faktor pembentuk empati anak dan remaja menjadi penting mengingat tingginya kasus perilaku negatif yang terjadi di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi empati terhadap perilaku prososial pada remaja. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, subjek yang digunakan sebanyak 303 siswa kelas X SMAN di Kota Malang. Metode pengumpulan data menggunakan Prosocial Tendencies Measure–Revised (PTM-R), dan Interpersonal Reactivity Index (IRI). Analisis data yang digunakan yaitu model analisis Hayes. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontribusi empati terhadap perilaku prososial.</p> 2024-05-07T01:59:38+00:00 Copyright (c) 2024 Hana Athia Akhzalini https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3570 PERAN MASJID SEBAGAI PUSAT SPIRITUAL KEAGAMAAN 2024-05-07T02:04:40+00:00 Nuhan Nabawy nabaykhan02@gmail.com <p><em>Melihat sejarah Masjid, maka sebelum membangun masyarakat Nabi Muhammad Saw membangun Masjid terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan membangun Masjid sebagai simbol fondasi untuk mengkuatkan umat.</em></p> <p><em>Dalam situasi apapun, Masjid mempunyai peran penting untuk mewujudkan tatanan sosial yang baik. Melihat kegiatan keagamaan selalu berkaitan di lingkungan masyarakat, Maka Masjid menjadi pusat spiritual keagamaan yang menjadi wadah dalam berbagai kegiatan sosial.</em></p> <p><em>Melihat jumlah Masjid yang cukup banyak, namun sayang peran Masjid masih hanya sebatas tempat Ibadah untuk menunaikan shalat. Hal ini dianggap perlu untuk mengajak Takmir Masjid untuk memfungsikan Masjid sebagaimana mestinya. Apabila Masjid difungsikan dengan baik, tentu Masjid akan membawa dampak positif bagi setiap individu dan masyarakat.</em></p> 2024-05-07T02:04:07+00:00 Copyright (c) 2024 Nuhan Nabawy https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/prophetik/article/view/3582 MANAJEMEN AKAD WAKAF DALAM PEMBERDAYAAN MASJID AR-RAHMAN DI KOTA BLITAR 2024-05-09T12:31:49+00:00 Dwi Wahyu Ningtyas dwiwahyuningtyas02@gmail.com Nuhan Nabawy nabaykhan02@gmail.com Laily Nur Syayidah syayidah.cantik@gmail.com Askin Toyibah askintoyibah@gmail.com <p><em>This research is motivated by the viral Ar-Rahman mosque which is a miniature of the Nabawi Mosque in Medina and as an Islamic Center in Blitar City. The Ar-Rahman Mosque is a mosque built on waqf land covering an area of 2,806 square meters which is estimated to be able to accommodate 1,000 worshipers. The mosque was built with architecture like the Nabawi Mosque of Medina starting from the interior, green dome, building height, to the umbrella ornament of the mosque courtyard. This study aims to determine the management of waqf contracts carried out at the Ar-Rahman Mosque. The method used is descriptive qualitative. The data collection techniques were conducted through interviews, observation, and documentation. In-depth interviews were conducted with the head of Mayangkara Group, Mr. Harianto, HR department, management department, mosque takmir, donors, finance department, security guard, clining service, imam, health department, HEC mosque manager, muadzin, and consumption department. The result of this research is that the management of waqf management at the Ar-Rahman Mosque is quite good. The waqf land has been certified so that it does not endanger the waqf property in the future. The quality of human resources of mosque managers is also good but needs to be improved in order to manage waqf assets more productively. Most mosque managers only run religious and social programs and have not developed waqf assets in a more productive direction.</em></p> 2024-05-09T12:31:48+00:00 Copyright (c) 2024 Dwi Wahyu Ningtyas, Nuhan Nabawy, Laily Nur Syayidah, Askin Toyibah