INTEGRASI AGRIBISNIS DESA, COMMUNITY-BASED TOURISM (CBT), DAN GASTRONOMI LOKAL DALAM PENGEMBANGAN PASAR KULINER SUNGAI BRANTAS DI DESA MINGGIRSARI

Authors

  • Tri Kurniastuti
  • eko Wahyu Budiman

DOI:

https://doi.org/10.35457/3zhs7c83

Keywords:

village culinary, local agribusiness, gastronomy innovation, digital marketing.

Abstract

Pengembangan pasar kuliner desa berbasis agribisnis lokal memerlukan strategi multidimensi yang saling memperkuat untuk meningkatkan daya tarik pasar, nilai tambah agribisnis, dan keberlanjutan ekonomi komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model strategis pengembangan pasar kuliner desa dengan fokus pada penguatan kelembagaan, inovasi kuliner, pemasaran digital, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui tinjauan pustaka, studi kasus, dan wawancara dengan pemangku kepentingan untuk mengeksplorasi praktik terbaik dan strategi integrasi. Sinergi keempat dimensi ini memastikan keterampilan manajemen produksi, pelayanan wisata, dan pemasaran digital merata, memperkuat identitas kuliner lokal, dan mendorong pertumbuhan community-based culinary agritourism yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kelembagaan formal, inovasi kuliner berbahan lokal, promosi digital, dan pengembangan SDM lokal menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan destinasi kuliner desa yang kompetitif dan inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aeni, H., Mandala, H., & Mahsar, L. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata kuliner Desa Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah. Journal of Responsible Tourism, 4(2), 411–417.

Agumdahana, A., & Suwardji, S. (2022). Faktor sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan yang berperan dalam agrowisata. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 305–312.

Akbar, A., Syarif, A., & Saleh, M. I. (2022). Penguatan kelembagaan lokal dalam pengembangan agribisnis hortikultura di Kecamatan Uluere Kabupaten Bantaeng. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 18(2), 159–174.

Aunul Kholik, J. R., & Budianto, I. R. D. (2023). Literatur review: Penerapan strategi pemasaran digital dan kolaborasi influencer dalam meningkatkan kesadaran merek. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB), 2(2), 422–429. https://doi.org/10.47233/jemb.v2i2.1404

Authors. (2023). Can young agripreneurs improve their skills through agripreneurship empowerment programmes? Evidence from Africa. Global Food Security. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S240584402300083

Bawana, T. A. (2025). Analisis penggunaan media sosial sebagai alat pemasaran oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM): Perspektif pengusaha dan konsumen. Iqtisadie: Journal of Islamic Banking and Shariah Economy, 5(1), 13–26.

Culinary tourism studies. (2020). Culinary tourism and rural development: Integrating local food, culture, and agritourism. Journal of Destination Marketing & Management, 16, 100482. https://doi.org/10.1016/j.jdmm.2020.10048

Dixit, S. K., & Prayag, G. (2022). Gastronomic tourism experiences and experiential marketing. Tourism Recreation Research, 47(2), 217–220. https://doi.org/10.1080/02508281.2022.2065089

Giampiccoli, A., Mtapuri, O., & Dłużewska, A. (2020). Investigating the intersection between sustainable tourism and community-based tourism. Tourism: An International Interdisciplinary Journal, 68(4), 415–433.

Hakim, M. R., Abdillah, K., Sitinjak, G. A., & Prasetyoningtyas, A. A. W. (2025). Strategi pemasaran digital UMKM kuliner di era media sosial. Jurnal ..., 5(5), 161–170. (Catatan: Nama jurnal tidak tercantum, perlu dilengkapi)

Iswanto, D., Handriana, T., Rony, A. H. N., & Sangadji, S. S. (2024). Influencers in tourism digital marketing: A comprehensive literature review. International Journal of Sustainable Development and Planning, 19(2), 739–749. https://doi.org/10.18280/ijsdp.190231

Judijanto, L. (2025). Sustainable gastronomy and local food systems in tourism: A bibliometric mapping of research and practice. West Science Social and Humanities Studies, 3(11), 1626–1639.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management. Pearson Education.

Mohammed, A., Behera, P. C., & Ok, E. (2025). Cooperatives and farmer organizations: The role of cooperatives in enhancing farmers’ bargaining power and access to resources. (Catatan: Data jurnal/volume tidak tersedia)

Kusumawardhani, A., Dirgatama, C. H. A., Puspitasari, H. M., & Permana, R. D. (2024). Penguatan ekonomi lokal melalui pendirian koperasi petani. SEMAR: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat.

Most, H., & Lina, F. Y. (n.d.). Community-based tourism (CBT): A community development tool. European Journal of Business and Management, 15(17), 1–9.

Muflihani, S., Rahman, F., & Putri, D. (2025). Penguatan kelembagaan agribisnis desa melalui sinergi antar aktor. Jurnal Agribisnis & Pembangunan Pedesaan, 7(1), 15–30. https://ejurnal.unisan.ac.id/index.php/arview/article/view/1111

Nabila, A., Tanjung, M. H. A., Ningrum, W. P., Safira, Z., & Fakhriza, M. (2026). Strategi pemasaran digital untuk UMKM desa: Meningkatkan keberlanjutan usaha mikro melalui platform media sosial di Desa Sikeben. Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(2), 336–346. https://doi.org/10.55606/nusantara.v6i2.8392

Nurwitasari, A., Gaffar, V., Wibowo, L. A., & Sultan, M. A. (2024). Gastronomy tourism promotion: The uniqueness of culinary attraction and storytelling. Society, 12(2), 943–960. https://doi.org/10.33019/society.v12i2.758

Permadi, W. K., Wanusmawatie, I., & Khairina, D. R. (2025). Pengembangan desa wisata berbasis community-based tourism (CBT) dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi: Systematic literature review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 22654–22661.

Sari, I. A., Ridwan, M., Oktapiandi, S. A., Fitriani, S., & Mutaqqien, R. (2023). Pengaruh makanan lokal terhadap destinasi pariwisata. Jurnal Karimahtauhid, 4(7). https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v4i7.18864

Sari, N., Parawu, H. E., & Taufik, A. (2024). Strategi meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik. https://doi.org/10.26618/kjap.v10i2.15459

Scarpato, R. (2002/2003). Tourism and gastronomy: An interdisciplinary literature review. (Catatan: detail jurnal/volume tidak tersedia)

Soekartawi. (2005). Agribisnis: Teori dan aplikasinya. RajaGrafindo Persada.

Sufa, S. A., Subiakto, H., Octavianti, M., & Kusuma, E. A. (2020). Wisata gastronomi sebagai daya tarik pengembangan potensi daerah Kabupaten Sidoarjo. Mediakom: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 75–86. https://doi.org/10.35760/mkm.2020.v4i1.2497

Suranta, I. G. K., & Da Silva, M. L. (2025). Penerapan food innovation management dalam pengembangan menu tradisional modern di Bali. Nobel Management Review, 6(2), 177–185. https://doi.org/10.37476/nmar.v6i2.5303

STP Manado. (2026). Implementasi kuliner tradisional Minahasa: Pengembangan signature dishes berbasis menu khas, pengalaman budaya, dan diferensiasi layanan. Jurnal Hospitality, 4(1), 129–150. https://stpmanado.ac.id/jurhos/index.php/jh/article/download/129/98

Tang, M., & Xu, H. (2023). Cultural integration and rural tourism development: A scoping literature review. Tourism & Hospitality, 4(1), 75–90. https://doi.org/10.3390/tourhosp4010006

Timothy, D. J. (2011). Cultural heritage and tourism: An introduction. Chanel View Publications.

UNWTO. (2017). Second global report on gastronomy tourism. United Nations World Tourism Organization.

UNWTO. (2017). Linking agriculture and tourism to strengthen agrifood systems in Asia and the Pacific. https://www.researchgate.net/publication/373264967

Wachidah, L. R., Yuwana, S., Darni, S., & Ahmadi, A. (2025). Makanan sebagai representasi tradisi sosial dan budaya: Kajian gastrosemiotik dalam cerita rakyat kuliner. ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 556–574.

Wisnawa, I. M. B. (2024). Era baru loyalitas wisata: Menggabungkan digitalisasi dan autentisitas dalam pemasaran destinasi. Journal of Tourism and Interdisciplinary Studies, 4(1), 1–16.

Zielinski, S., Kim, S. I., Botero, C., & Yanes, A. (2020). Factors that facilitate and inhibit community-based tourism initiatives in developing countries. Current Issues in Tourism, 23(6), 723–739.

Additional Files

Published

2026-05-27

Issue

Section

Articles

How to Cite

INTEGRASI AGRIBISNIS DESA, COMMUNITY-BASED TOURISM (CBT), DAN GASTRONOMI LOKAL DALAM PENGEMBANGAN PASAR KULINER SUNGAI BRANTAS DI DESA MINGGIRSARI. (2026). VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 21(1), 87-96. https://doi.org/10.35457/3zhs7c83

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>