PENGENDALIAN HAMA URET TEBU (Lepidiota stigma Fabricius) MENGGUNAKAN PESTISIDA NABATI DAN JAMUR ENTOMOPATOGEN Metarhizium anisopliae
DOI:
https://doi.org/10.35457/n8xv4477Keywords:
L. stigma; pestisida nabati; Metarhizium anisopliae; mortalitas; intensitas kerusakan tanamanAbstract
Lepidiota stigma Fabricius merupakan hama tanah utama pada tanaman tebu yang menyebabkan kerusakan sistem perakaran dan menurunkan produktivitas tanaman. Pengendalian hama ini hingga saat ini masih didominasi oleh penggunaan insektisida kimia, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pestisida nabati yang berasal dari limbah kulit biji jambu mete dan limbah tembakau, serta agen hayati Metarhizium anisopliae, terhadap aktivitas antifeedant, mortalitas larva L. stigma, dan tingkat kerusakan tanaman tebu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2026 di rumah kaca dan laboratorium hama Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang diuji meliputi kontrol, aplikasi limbah kulit biji jambu mete dengan dosis 650 kg ha⁻¹, limbah tembakau 300 kg ha⁻¹, serta M. anisopliae dengan konsentrasi 1×10⁸ konidia ml⁻¹. Pengamatan dilakukan melalui uji langsung dan uji tidak langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati berbahan limbah kulit biji jambu mete tidak memberikan pengaruh nyata terhadap mortalitas larva pada uji langsung, namun mampu menekan aktivitas makan (antifeedant) pada waktu pengamatan tertentu serta menurunkan intensitas kerusakan tanaman tebu. Pada uji tidak langsung, perlakuan ini meningkatkan mortalitas larva dan menurunkan tingkat kerusakan tanaman. Perlakuan Metarhizium anisopliae menunjukkan efektivitas tertinggi, ditunjukkan oleh tingkat mortalitas larva yang paling tinggi serta penurunan kerusakan tanaman yang konsisten. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa M. anisopliae berpotensi sebagai komponen utama dalam pengendalian hama terpadu (PHT) uret tebu, sedangkan pestisida nabati berbahan limbah kulit biji jambu mete dapat berfungsi sebagai agen pengendalian pendukung yang ramah lingkungan.
Downloads
References
Achadian, Etik M, Agustin Sri Mulyatni, Deddy Praditya Saputra, and Anandya Putra. 2025. “Studi Preferensi Kumbang Lepidiota Stigma F . (Coleoptera : Scarabaeidae) Terhadap Berbagai Sumber Cahaya Perangkap Dan Tanaman Di Sekitar Kebun Tebu Study on Preference of Lepidiota Stigma F . Beetle ( Coleoptera : Scarabaeidae ) Towards Various Light Sources of Traps and Plants Around the Sugarcane Fields.” 5(1): 1–9.
Amaliya, Arina et al. 2025. “Proyeksi Produksi Dan Konsumsi Gula Pasir Di Indonesia 2022 – 2025 Serta Implikasinya Terhadap Target Swasembada Nasional.” : 73–85.
America, South, and North Eastern Brazil. 2008. “Integrated Production and Protection Practices of Cashew ( Anacardium Occidentale ) in Nigeria.” 7(25): 4868–73.
Andini, Erita Putri, and Irma Wardati. 2025. “Pengaruh Pemberian Metarhizium Anisopliae Metch . Terhadap Populasi Dan Mortalitas Hama Uret ( Lepidiota Stigma F .) Tanaman Tebu Di Desa Rogotruna Lumajang Baik 2(2): 246–58.
Divya, M M et al. 2025. “Metarhizium Anisopliae As A Sustainable Biocontrol Agent For Effective Insect Pest Management.” 32: 399–405.
Latifatuzzahro, A Putri, Mohammad Hoesain, and Fariz Kustiawan Alfarisy. 2025. “Toxicity of Plant-Based Insecticide Extracts of Tobacco Stem ( Nicotiana Tabacum L .), Babadotan Leaves ( Ageratum Conyzoides L .) and a Combination of These to Control Crocidolomia Pavonana F . Larvae Toksisitas Insektisida Berbasis Ekstrak Batang Tanaman Tembakau ( Nicotiana Tabacum L .), Daun Babadotan ( Ageratum Conyzoides L .) Dan Kombinasi Dari Keduanya Untuk Mengendalikan Larva Crocidolomia Pavonana F .” 8(March): 39–50.
Ojo, Durojaye Olanrewaju, Olumuyiwa Temitope Omotoso, and Olusola Michael Obembe. 2020. “Effects of Cleistopholis Patens ( Benth ) Extracts on Cowpea Seed Beetle , Callosobruchus Maculatus ( Fab .) ( Coleoptera : Chrysomelidae ) Infesting Cowpea Seeds in Storage.”
Pathogenicity, Zeugodacus, Horizontal Transmission, and Thomas Dubois. 2022. “The Entomopathogenic Fungi Metarhizium Anisopliae and Beauveria Bassiana for Management of the Melon Fly and Compatability with Cuelure.”
Pavela, Roman. 2025. “Botanical Antifeedants : An Alternative Approach to Pest Control.” : 1–22.
Pradinata, Rio, Tri Yaninta Ginting, and Hanifah Mutia Z N Amrul. 2024. “Effectiveness of Biopesticides Nicotiana Tabacum L and Ageratum Conyzoides L As Controlling Spodoptera Exigua in Red Onion ( Allium Ascalonicum L .).” 10(March): 219–29.
Prayogi, Dwiky Chandra, Satria Indra Kusuma, and Politeknik Negeri Jember. 2025. “Pengendalian Uret Lepidiota Stigma Pada Tanaman Tebu Menggunakan Metarhizium Sp . Dan Biopestisida Tandan Kosong Kelapa Sawit.” 2(1): 7–14.
Putri, Widiyanti Eka, Irma Wardati, and Politeknik Negeri Jember. 2025. “Pengaruh Aplikasi Metarhizium Anisopliae Terhadap Populasi Dan Mortalitas Hama Uret Tebu (Lepidiota Stigma F .) Di Desa Grati Kabupaten Lumajang.” 2(1): 121–30.
Santi, Idum Satia, Indra Kurniawan, and Agus Manto. 2024. “Cashew Nut Shell Liquid ( Anacardium Occidentale ) as a Botanical Insecticide to Control Helopeltis Sp on Cocoa Plants.” 3(2): 3–8.
Siswanto, Eko et al. 2019. “Pengaruh Pestisida Nabati dan Kimia Terhadap Mortalitas Lepidiota Stigma Fabricius ( Coleoptera : Scarabaeidae ) Pada Tanaman Tebu Effect of Botanical Pesticides and Chemical Pesticides on Sugar Cane Plant Lepidiota Stigma ( Coleoptera : Scarabaeidae ).” 17(2): 204–12. from: https://doi.org/10.32528/agritrop.v17i2.2762
Solichah, Chimayatus et al. 2024. “Penambahan Bahan Organik Pada Jamur Metarhizium Anisopliae Untuk Pengendalian Uret Lepidiota Stigma Pada Tanaman Jahe Merah (Zingiber Officinale ).” 30(April): 48–56.
Sulistyawati, Hanik, Wiwin Windriyanti, and Yenny Wuryandari. 2025. “Screening and Potential Testing of Metarhizium Sp . Isolates for Controlling Lepidiota Stigma (Fabricius) Larvae in Sugarcane (Saccharum Officinarum L).” 14(5): 1714–25.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License



.png)
