KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) Tentang Penyakit Zoonosis dan Penjaminan Produk Hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk Ibu Rumah Tangga

  • Edya Moelia Moeis Universitas Islam Balitar
  • Dwi Kaweluh Agustina Universitas Islam Balitar
  • Dian Puspita Anggraini Universitas Islam Balitar
Abstract views: 19 , pdf downloads: 18
Keywords: Zoonosis Pada Produk, ASUH, Ibu-Ibu Rumah Tangga Kelompok Majelis Taklim. ABSTRACT

Abstract

Pelatihan KIE bertujuan supaya masyarakat pada ibu-ibu rumah tangga kelompok pengajian majelis taklim dapat hidup bersih adalah terhindar dari penyakit hewan zoonosis, artinya menular dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia yaitu produk hasil hewan seperti telur, daging dan susu. Pelaksanaan dilakukan menggunakan metode presentasi dilanjutkan dengan peragaan produk hewan yang terkena penyakit dimana ibu-ibu dapat paham tanda/ciriciri dari telur, daging dan susu yang terkontaminasi. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengumpulkan dan mengumpulkan data yang diperoleh melalui pengisian angket yang telah dibagikan. Kegiatan menunjukkan dari dua puluh empat peserta dengan presentase 80% belum paham produk asal hewan seperti telur, daging dan susu terutama yang terkontaminasi tanda-tanda penyakit menular bagi ibu-ibu rumah tangga kelompok majelis taklim. Terdapat 85% peserta tidak mengetahui cara memilih produk asal hewan terutama daging, telur, susu dan sisanya 15% sudah mengetahui mengenai ciri-ciri produk asal hewan yang tidak layak dikonsumsi, sedangkan presentase tersebut jauh berbeda setelah adanya pelatihan pada masyarakat kelompok ibu ibu rumah tangga kelompok pengajian manjelis taklim di Kota Blitar dimana sebanyak 2% peserta tetap tidak mengetahui ciri-ciri produk asal hewan yang terkontaminasi penyakit menular dan sisanya sebayak 98% sudah mengetahui dan memahami tanda-tanda telur, daging,dan susu yang tercemar dan tidak layak dikonsumsi masyarakat.

References

Astawan, M. 2004 Pengawetan Daging Segar dan Olahan. Tiga Serangkai. Surakarta.

Bahri, S., Yulvian, S., Indraningsih. 2006. Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Keamanan Pangan Asal Ternak di Indonesia. WARTAZOA Vol. 16 No. I hlm 1-13

Edi Stiyono, Restu Sukesti, Suwarno. 2018, Pedoman Penyuluhan Bahasa Indonesia. Balai Bahasa Yogyakarta

Gholami Kh, M.D. 2000. Brucellosis in pregnant woman. Shiraz E-Med. J. 3(6): 1-3B

Maurin, M. and D. Raoult. 1999. Q fever. J Clin. Mikrobiol. Rev. 12(4): 518-553.

Purnomo, S. 1992. Pengendalian penyakit bakterial pada ayam khususnya bidang bakteriologi hewan. Balai Penelitian Veteriner, Bogor.

Rice dan Madico. 2005. Kejadian Q-fever pada ternak di Indonesia. Media komunikasi dokter hewan Indonesia.www.vet.indo.com. [22 September 2010].

Suharsono. 2002. Zoonosis Penyakit Menular dari Hewan ke Manusia. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.

Widarso, H.S. dan Wilfried. 2002. Kebijaksanaan Departemen Kesehatan dalam Penanggulangan Leptospirosis di Indonesia. Kumpulan Makalah Simposium Leptospirosis. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Winarno F.G. 2004. Kimia Pangan dan Gizi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Published
2021-07-20
How to Cite
Moeis, E. M., Agustina, D. K., & Anggraini, D. P. (2021). KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) Tentang Penyakit Zoonosis dan Penjaminan Produk Hewan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) untuk Ibu Rumah Tangga. Science Contribution to Society Journal, 1(1), 1-8. Retrieved from https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/scs/article/view/1741

Most read articles by the same author(s)