MODEL BISNIS PESANTREN BERBASIS PEMBERDAYAAN DALAM MENDUKUNG AGROEKONOMI RAKYAT
DOI:
https://doi.org/10.35457/zwqrv459Keywords:
pesantren, agroekonomi rakyat, model bisnis, pemberdayaan ekonomi, Blue Ocean StrategyAbstract
Pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lembaga pendidikan Islam, tetapi juga sebagai motor pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta merumuskan model bisnis pesantren dalam mendukung pengembangan agroekonomi rakyat dengan studi kasus di Pesantren Darul Falah Bogor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana lokasi dipilih secara purposive berdasarkan keberadaan aktivitas ekonomi berbasis pertanian. Informan meliputi pimpinan pesantren, pengelola unit usaha, santri, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memiliki kekuatan utama berupa modal sosial yang kuat, keterlibatan aktif santri dalam kegiatan ekonomi, serta kedekatan dengan masyarakat pedesaan yang potensial di sektor pertanian. Namun, terdapat kelemahan seperti keterbatasan kapasitas manajerial dan akses terhadap permodalan. Di sisi lain, peluang pengembangan cukup besar melalui dukungan kebijakan pemerintah, meningkatnya permintaan produk pertanian, serta pemanfaatan teknologi digital. Berdasarkan analisis SWOT dan pendekatan Blue Ocean Strategy, dirumuskan model bisnis pesantren yang mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, pengembangan agribisnis berbasis potensi lokal, serta pendidikan kewirausahaan bagi santri. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat pengembangan agroekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kata kunci: pesantren, agroekonomi rakyat, model bisnis, pemberdayaan ekonomi, Blue Ocean Strategy
References
DAFTAR PUSTAKA
Chamidi, A. L. (2023). Peran pemberdayaan ekonomi pesantren dalam mendorong kemandirian ekonomi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(2), 1–10.
Firdaus, M. I., Setiawan, M. C., & Lastri, D. I. (2024). Transformasi ekonomi pesantren melalui santripreneurship: Mencetak wirausaha religius inovatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia, 8(3), 1–9.
Khasanah, N. L. K., & Sunarya, F. R. (2023). Pertumbuhan ekonomi pondok pesantren Ma’had Al-Zaytun di tengah isu resesi ekonomi global dalam perspektif ekonomi Islam. Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis, 6(1), 1–11.
Khoirunnisa, A. N., Ibrahim, M. H., & Zaida, A. N. (2023). Analisis potensi ekonomi pesantren berbasis kewirausahaan melalui wakaf produktif untuk pemberdayaan umat. Journal of Islamic Economic Scholar, 4(2), 89–105.
Kim, W. C., & Mauborgne, R. (2019). Nondisruptive creation: Rethinking innovation and growth. MIT Sloan Management Review, 60(3), 46–55.
Nosratabadi, S., Mosavi, A., Shamshirband, S., Zavadskas, E. K., Rakotonirainy, A., & Chau, K. W. (2019). Sustainable business models: A review. Sustainability, 11(6), 1663.
Nosratabadi, S., Mosavi, A., & Lakner, Z. (2020). Food supply chain and business model innovation. Journal of Cleaner Production, 271, 122–135.
Saputro, A., Wardani, P. A. K., & Ramadani, K. D. (2022). Hebitren dan pemberdayaan ekonomi pesantren di Soloraya. Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif, 2(2), 123–134.
Suryani, S., Hidayatullah, S., & Salabi, A. S. (2025). Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai strategi kemandirian lembaga pendidikan Islam. Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat, 9(1), 1–12.
Qalbia, F., & Saputra, M. R. (2024). Kontribusi pondok pesantren dalam meningkatkan pemberdayaan ekonomi umat. Jurnal Riset Manajemen, 1(4), 45–55.
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gelvin Iqbal Pradhipta, Ramadhanty Cahyaning Rizky, Rini Purwatiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
