RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) VARIETAS BISI 18 TERHADAP JARAK TANAM DAN PUPUK BOKASHI

  • Ahmad Budi Setiawan Budi Setiawan
  • Tri Endrawati Universitas Islam Balitar
  • Palupi Puspitorini Universitas Islam Balitar
  • Tri Kurniastuti Universitas Islam Balitar
Abstract views: 21 , PDF downloads: 9
Keywords: pupuk bokashi, jagung, jarak tanam

Abstract

Penelitian ini fokus pada jagung varietas Bisi-18, tanaman hibrida yang populer di daerah tropis. Dikenal di Indonesia sejak awal 1980-an melalui persilangan, jagung Bisi 18 menjadi komoditas komersial yang digemari masyarakat karena penanamannya yang sederhana. Dilakukan di lahan percobaan di SMKN1 Kademangan Kabupaten Blitar antara Januari-April 2023, penelitian menggunakan alat tradisional seperti cangkul dan meteran, serta benih jagung manis varietas hibrida dan pupuk organik bokhasi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor utama: Jarak Tanam (J1 = 70 x 30 cm, J2 = 70 x 40 cm, J3 = 70 x 50 cm) dan Dosis Pupuk Bokhasi (B1 = 10 ton/ha, B2 = 20 ton/ha, B3 = 30 ton/ha). Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi jarak tanam (70x30) dan dosis pupuk bokhasi (30 ton/ha) memberikan pengaruh positif secara signifikan pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung, mencakup tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, diameter dan panjang tongkol, bobot biji per tongkol, serta bobot 100 butir kering/pipilan. Sebanyak 27 satuan kombinasi perlakuan diulang 3 kali, dan hasil penelitian memberikan rekomendasi untuk optimalisasi pertumbuhan dan hasil jagung Bisi-18 di lingkungan tersebut.

PlumX Metrics

Published
2024-03-27
How to Cite
Budi Setiawan, A., Endrawati, T., Puspitorini, P., & Kurniastuti, T. (2024). RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) VARIETAS BISI 18 TERHADAP JARAK TANAM DAN PUPUK BOKASHI. Grafting : Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 14(1), 36-46. https://doi.org/10.35457/grafting.v14i1.3379
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>