STRATEGI PERTANIAN BERKELANJUTAN UNTUK PENGEMBANGAN JAGUNG BERBASIS KESESUAIAN LAHAN PADA ZONA AGROEKOLOGI DI LAHAN KERING
DOI:
https://doi.org/10.35457/jy7bt422Keywords:
jagung berkelanjutan, kesesuaian lahan, zona agroekologiAbstract
Sektor pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan, namun, sering terkendala oleh rendahnya produktivitas hasil panen karena degradasi lahan dan variabilitas iklim. Kondisi ini sering terjadi pada lahan pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT) karena adanya keterbatasan sumber air akibat rendahnya curah hujan, kenaikan suhu, dan manajemen lahan yang kurang optimal. Oleh karena itu diperlukan strategi pengembangan pertanian dengan mengintegrasikan prinsip ekologi dengan teknik pengelolaan praktis yang disesuaikan dengan lingkungan terbatas air dan kesuburan tanah yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakteristik lahan dan merancang strategi pengembangan jagung berkelanjutan berbasis kesesuaian lahan pada Zona Agroekologi (ZAE) pada lahan kering di NTT. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, analisis karateristik tanah di laboratorium, analisis spasial untuk menentukan kelas kesesuaian lahan jagung pada ZAE serta menentukan strategi agroteknologi untuk pengembangan jagung berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pH, bahan organik, dan kapasitas tukar kation tergolong mendukung budidaya jagung, namun variasi nitrogen mengindikasikan perlunya pemupukan spesifik lokasi. Analisis ZAE menghasilkan empat zona utama dengan dominasi Zona IV, sedangkan evaluasi kesesuaian lahan menunjukkan 99,92% wilayah termasuk kelas cukup sesuai (S2) dan 0,08% sesuai marjinal (S3). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas jagung lebih efektif dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan, seperti pemupukan berimbang, konservasi tanah, penggunaan varietas toleran kekeringan, dan penyesuaian kalender tanam berbasis curah hujan. Pendekatan ZAE memberikan dasar ilmiah dan spasial dalam mendukung pengembangan jagung berkelanjutan di wilayah semi-arid.
References
Adnyana, I. M., Bimantara, P. O., & Roni, N. G. K. (2025). Enhancing soil fertility through Azolla incorporation: impacts on nitrogen cycling and cation exchange capacity. Org Farming, 11(1), 1–12.
Afrida, E., & Tampubolon, K. (2022). Limiting factors of agronomic characteristics for maize through nutrient omission techniques. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 70(2).
Agus Suprapto, S. P., MP, I. P. M., Budi Santosa, S. P., Gerson Hans Maure, S. P., Herman Tangkelayuk, S. P., Kuad Suwarno, S. P., Abdul Rahmat Mandea, S. P., Ir Asikin Muchtar, M. S., Descha Giatri Cahyaningrum, S. P., & Defiyanto Djami Adi, S. P. (2025). Pertanian modern. Cendikia Mulia Mandiri.
Anggraini, D., & Tunda, A. (2025). KEMANDIRIAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI JAGUNG DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN KELUARGA. Societal: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 2(1), 10–16.
Aulya, M. R., Subaedah, S. T., & Takdir, A. (2019). Karakterisasi genotipe jagung toleran kekeringan di lahan kering. Agrovital, 4(1), 9–12.
Bahrun, A. (2011). Strategi Pengelolaan Air di Lahan Kering: Suatu Upaya Mengantisipasi Kekeringan. Universitas Halu Oleo Press.
Du, Y., Li, T., & He, B. (2021). Runoff-related nutrient loss affected by fertilization and cultivation in sloping croplands: An 11-year observation under natural rainfall. Agriculture, Ecosystems & Environment, 319, 107549.
Elza, P. (2025). Uji Adaptasi Varietas Padi Toleran Kekeringan di Lahan Vulkanik. Jurnal Budidaya Pertanian, 1(1), 30–36.
Fanani, M. Z., Judijanto, L., Tobing, O. L., Riono, Y., Sari, L. A., Juhandi, D., Hariyati, T., & Lada, Y. G. (2025). Pertanian berkelanjutan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Fitria, E. A., Utama, A. D., Suhendra, D., Harahap, E. J., Karina, I., Aisyah, S., Mustamu, N. E., & Rahman, A. (2024). Pertanian Berkelanjutan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
GILANG, F. R. (2025). KAJIAN KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN GEDONG TATAAN, KABUPATEN PESAWARAN.
Hariyanto, H., Putro, S. A. H., Dewi, R. S., Rizqi, F. N., & Nursafitri, S. (2024). Peningkatan Produktivitas Lahan Pertanian berbasis Climate-Smart Agriculture (CSA) dan Integrated Farming di Dusun Cisema, Bandung, Jawa Barat. The Proceeding of Community Service and Engagement (Cosecant) Seminar, 4(2).
Heryani, N., & Rejekiningrum, P. (2019). Pengembangan pertanian lahan kering iklim kering melalui implementasi panca kelola lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 63–71.
Hikmatullah, H., & Ritung, S. (2014). Perkembangan Pemetaan Zona Agro-Ekologi (ZAE) di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(1), 133983.
Kim, S.-H., Gitz, D. C., Sicher, R. C., Baker, J. T., Timlin, D. J., & Reddy, V. R. (2007). Temperature dependence of growth, development, and photosynthesis in maize under elevated CO2. Environmental and Experimental Botany, 61(3), 224–236.
Lala, J., Yang, M., Wang, G., & Block, P. (2021). Utilizing rainy season onset predictions to enhance maize yields in Ethiopia. Environmental Research Letters, 16(5), 54035.
Li, Y., Feng, X., Huai, Y., Hassan, M. U. I., Cui, Z., & Ning, P. (2024). Enhancing crop productivity and resilience by promoting soil organic carbon and moisture in wheat and maize rotation. Agriculture, Ecosystems & Environment, 368, 109021.
Lisna Oktariani, S. P., Permatasari, R. A., S TP, M. T., Aulia, N. I., S TP, M. T., Ginting, I. F., SP, M. S., Iffah Izzatuddinillah, S. P., Kertasari, I. V. D., & Rahma, M. Y. (2025). Degradasi Lahan dan Solusi Berkelanjutan Untuk Pertanian Indonesia. LSO Creative.
Madamombe, S. M., Nyamadzawo, G., Öborn, I., Smucker, A., Chirinda, N., Kihara, J., & Nkurunziza, L. (2025). Seasonal rainfall patterns affect rainfed maize production more than management of soil moisture and different plant densities on sandy soils of semi-arid regions. Field Crops Research, 331, 110007.
Matheus, R. (2020). Skenario pengelolaan sumber daya lahan kering: menuju pertanian berkelanjutan. Deepublish.
Matheus, R., Kantur, D., Basri, M., & Salli, M. K. (2019). Pertanian Terpadu: Model Rancangbangun & Penerapan Pada Zona Agroekosistem Lahan Kering. Deepublish.
Mulyani, A., & Suwanda, M. H. (2019). Pengelolaan lahan kering beriklim kering untuk pengembangan jagung di Nusa Tenggara. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 41–52.
Nainggolan, E., Fadilah, R., Sianturi, J., Sianturi, S. F., & Novira, N. (2025). EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN KOMODITAS JAGUNG DI KECAMATAN SIPAHUTAR KABUPATEN TAPANULI UTARA. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 12(1), 57–67.
Nuraini, Z., Sumarsono, J., & Dewi, E. P. (2025). Analisis Iklim Mikro Dengan Otomatisasi Irigasi Tetes Pada Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.) Di Lahan Pertanian Presisi Brida Ntb. J-AGENT (Journal of Agricultural Engineering and Technology), 3(4), 325–334.
Nursyamsi, D., Mulyani, A., & Las, I. (2014). Percepatan pengembangan pertanian lahan kering iklim kering di Nusa Tenggara. Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(4), 30894.
Omoyo, N. N., Wakhungu, J., & Oteng’i, S. (2015). Effects of climate variability on maize yield in the arid and semi arid lands of lower eastern Kenya. Agriculture & Food Security, 4(1), 8.
Press, U. G. M. (2021). Aplikasi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis Untuk Pemodelan dan Pemetaan Data Biofisik Lahan. UGM PRESS.
Pujiharto, P. (2009). Kajian Perilaku Petani Pembudidaya Tanaman Hortikultura dalam Konservasi Lahan pada Zona Agroekologi (Zae) Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu di Wilayah Kabupaten Banyumas. Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Rahim, I. (2024). Manajemen pertanaman: Strategi optimal pendekatan pertanian terpadu. Deepublish.
Romadi, U., & Warnaen, A. (2021). Sistem Penyuluhan Pertanian “Suatu Pendekatan Penyuluhan Pertanian Berbasis Modal Sosial Pada Masyarakat Suku Tengger” (Vol. 1). Tohar media.
Rompon, M. S., SP, M. S., Silahooy, I. C., Masria, S. P., Julianus Dising, S. T., Pe, M. M., SP, M. P., Paulus Pasau, S. P., Moata, M. R. S., & Kuang, S. M. (2025). Tanah Tropika. PT Penerbit Qriset Indonesia.
Setiawan, A. W., Simanjuntak, B. H., Handoko, Y. A., Agus, Y. H., Trisunaryanto, L., Maria, M., Nugroho, A., & Tambotoh, J. J. C. (2024). Arahan Sistem Pertanian Ideal Berbasis Potensi Sumberdaya Lahan: Komponen Dasar Cukilan Smart Village. Warta LPM, 226–236.
SHOFA, G. S. (2020). TA: Analisis Spasial Sebaran Kondisi Resapan Air Pada Penggunaan Lahan dan Zonasi di Kawasan Bandung Utara (Studi Kasus: Kota Cimahi). Institut Teknologi Nasional Bandung.
Sulkarnain, S., Zulkieflimansyah, Z., & Yamin, A. (2024). Implementasi Kebijakan pemanfaatan sumur bor sebagai Upaya Mengatasi gagal Panen pada Areal Pertanian di Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(10), 12309–12319.
Sutrisno, N., & Hamdani, A. (2019). Optimalisasi pemanfaatan sumber daya air untuk meningkatkan produksi pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 73–88.
Takari, D., & Subagio, M. S. (2025). Ekonomi Pembangunan Desa dan Agroekoteknologi: Sinergi Kemandirian dan Keberlanjutan Desa. Deepublish.
Teng, L., Qing, L., Shumei, W., Xuepeng, Z., Yuanquan, C., Wangsheng, G., & Peng, S. (2025). High temperature effects on maize photosynthesis during stress and recovery phase at the seed setting stage. BMC Plant Biology, 25(1), 454.
Usnawiyah, U., Khaidir, K., Humaira, M., & Dhean, T. (2025). Analisis Data Spasial Berbasis Sistem Informasi Geografis untuk Optimalisasi Produktivitas Padi dan Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Lahan.
Yanne Permata, S. (2024). PENGEMBANGAN AGROFORESTRI KARET (Hevea brasiliensis) DI DESA MENGGALA MAS, KECAMATAN TULANG BAWANG TENGAH, KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT.
Zenda, M., & Rudolph, M. (2024). A systematic review of agroecology strategies for adapting to climate change impacts on smallholder crop farmers’ livelihoods in South Africa. Climate, 12(3), 33.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Antonius Novinanto, Bistok Hasiholan Simanjuntak, Maria Marina Herawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
