OTOMATISASI ALAT PENYEMPROT TANAMAN ANGGREK OTOMATIS BERDASARKAN KONDISI SUHU DAN KELEMBABAN

  • Ari Wiyanto Universitas Islam Balitar Program Studi Sistem Komputer
Keywords: tanaman anggrek, penyiram tanaman otomatis, sensor DHT 22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi petani dan pecinta tanaman anggrek. Karena pemberian air pada tanaman anggrek diperlukan perhatian khusus, jika tanaman anggrek terlalu banyak air pada waktu penyiraman, tanaman anggrek tidak bisa tumbuh dengan maksimal dan begitu pun sebaliknya, jika tanaman anggrek pada waktu penyiraman, tanaman anggrek kekurangan air maka tanaman anggrek tidak tumbuh dengan maksimal, alat ini menggunakan sensor DHT 22.menjawab persoalan ini peneliti menciptakan alat penyiram tanaman anggrek otomatis dengan sensor DHT 22. Sensor DHT 22 dipilih daripada sesor DHT 11 karena memiliki range pengukuran yang luas yaitu 0 sampai 100% untuk kelembaban dan -40 derajat celcius sampai 125 derajat celcius untuk suhu. Sensor ini juga memiliki output digital dengan akurasi tinggi. DHT 22 membutuhkan supply tegangan 2.4 dan 5.5 V. Serial clock input digunakan untuk mensinkronkan komunikasi antara mikrokontroler dangan DHT 22 , kemudian digunakan untuk transfer data dari dan ke DHT 22Uji coba produk dilakukan untuk mengetahui kinerja produk yang sudah dibuat dan dilaukan revisi produk apabila terdapat kesalahan, selanjutnya uji coba pemakaian pada tanaman anggrek. Berdasarkan pengujian sistem secara keseluruhan air menyiram tanaman anggrek berdasarkan kondisi suhu dan kelembaban tanah dengan suhu (T=22º dan H=65% yang telah diatur pada program
Published
2018-11-18
How to Cite
Wiyanto, A. (2018). OTOMATISASI ALAT PENYEMPROT TANAMAN ANGGREK OTOMATIS BERDASARKAN KONDISI SUHU DAN KELEMBABAN. Antivirus : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika, 12(2). https://doi.org/10.35457/antivirus.v12i2.517