PERAN PENYULUH PADA PERILAKU MANAJEMEN PETANI JAGUNG DALAM POKTAN DI DESA WAKAT KECAMATAN BOLANGITANG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA
PERAN PENYULUH PADA PERILAKU MANAJEMEN PETANI JAGUNG DALAM POKTAN DI DESA WAKAT KECAMATAN BOLANGITANG BARAT KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35457/e0z55081Keywords:
jagung, kelompok tani, petaniAbstract
Sebagian besar populasi Indonesia bergantung pada sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan dan sandang. Sektor pertanian Indonesia juga berperan penting dalam pengembangan ekonomi secara keseluruhan. Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku manajemen petani jagung di Desa Wakat, Kec. Bolangitang Barat, Kab. Bolaang Mongondow Utara. Metode Penelitian ini diadakan di bulan Juni hingga Agustus 2024 dengan populasi 117 petani jagung yang terdiri dari 9 kelompok tani. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive menggunakan rumus Slovin, sehingga menghasilkan 54 petani sebagai sampel. Data dari penelitian ini dikumpul melalui wawancara dan observasi untuk mendapatkan informasi mengenai manajemen pertanian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani perlu melakukan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi dalam usahatani jagung. Keempat aspek manajemen ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Selain itu, analisis regresi linier berganda memperlihatkan pengaruh yang bermakna dari variabel edukasi, konsultasi, dan supervisi terhadap perilaku manajemen petani. Variabel edukasi dan konsultasi memiliki dampak negatif, sedangkan variabel supervisi berpengaruh positif. Penelitian ini memberikan informasi terkait pentingnya peran penyuluh pertanian dalam meningkatkan kemampuan manajerial petani jagung. Dengan adanya penyuluhan yang efektif, petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha tani mereka. Temuan ini diharapkan bisa menjadi dasar bagi pengembangan program penyuluhan yang lebih baik dan terarah, demi meningkatkan kesejahteraan petani jagung di Desa Wakat.
Downloads
References
Arifudi. 2018. “Peran Penyuluh Pertanian Dalambudidaya Dan Peningkatan Produktivitas Jagung Hibrida Di Desa Sandue Kecematan Sanggar Kabupaten Bima,” 80.
Bloom, Nicholas, dan John Van Reenen. 2023. Manajemen Agribisnis Suatu Pengantar. NBER Working Papers.
BPS Indonesia. 2020. “Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Jagung Menurut Provinsi, 2022-2023.” Bps.Go.Id.
Dalimunthe, Apip Gunaldi, dan Sri Ariani Safitri. 2023. “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung (Zea mays L.).” Agricola 13 (2): 86–90.
IZROIL, K. 2022. “Efektivitas Program Petani Milenial untuk Mendorong Regenerasi Petani di UPTD BP4 Wilayah III Kabupaten Sleman” 1 (2): 90–94.
Mustaki,dkk. 2023. “Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Bolangitang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi” 23 (5): 109–20.
Novianda Fawaz Khairunnisa, Zumi Saidah, Hepi Hapsari, dan Eliana Wulandari. 2021. “Pengaruh Peran Penyuluh Pertanian terhadap Tingkat Produksi Usahatani Jagung.” Jurnal Penyuluhan 17 (2): 113–25.
Sudiarmini, Ni Wayan, Ni Wayan Sri Astiti, dan Nyoman Parining. 2018. “Manajemen Usahatani Salak Bali Organik di SubakAbian Kebon Desa Nongan Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem.” Jurnal Agribisnis dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism) 7 (4): 572.
Sukratman, I Made. 2022. “Peran Penyuluh Pertanian Pada Program Upsus Dalam Peningkatan Produksi Jagung Di Kabupaten Konawe.” Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan 1 (4): 441–52.
Suprianto, Putu Karismawan, Sujadi, dan Eka Agustiani. 2023. “Penyuluhan Manajemen Usahatani Pada Petani/Kelompok Tani Binaan UD.Urif Tani Dusun Gegutu Dayan Aik Desa Kekeri Kecamatan Gunung SariKabupaten Lombok Barat.” Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA 6 (1): 120–26.
Vionita Kemur, Injilia, Jenny Baroleh, dan Melsje J. Memah. 2023. “Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Di Desa Tonom Kecamatan Dumoga Timur Kabupaten Bolaang Mongondow (The Role of Agricultural Extension Officers in the Development of Farmers’ Groups in Tonom Village Dumoga Timur District).” Journal of Agribusiness and Rural Development (Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Pedesaan) 5 (1): 43–50.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 1970 VIABEL: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright on any article is retained by the author(s).
- The author grants the journal, right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The article and any associated published material is distributed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License



.png)
