ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMAHAN GRAND PURWOREJO DENGAN SISTEM TOREN KOMUNAL

  • nurjanah
  • Nur Rahayu
Abstract views: 28 , PDF downloads: 13
Keywords: Distribusi air bersih, Toren Komunal, Perumahan Grand Purworejo

Abstract

Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui sistem pendistribusian air bersih pada perumahan Grand Purworejo. Mengetahui volume kebutuhan air penghuni perumahan Grand Purworejo dan ketersediaan air yang disediakan perumahan Grand Purworejo. Mengetahui desain toren komunal pada perumahan Grand Purworejo.Mengetahui kelebihan dan kekurangan sistem distribusi air bersih menggunakan toren komunal.

Metode Penelitian ini menggunakan metode survei langsung yang dilaksanakan pada Perumahan Grand Purworejo sebagai sebuah kawasan hunian baru yang berlokasi di Desa Purworejo, Kecamatan Sanan Kulon, Kabupaten Blitar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah studi kasus di Desa Purworejo, Kabupaten Blitar. Metode yang dipakai adalah deskriptif, yaitu metode yang menjelaskan kondisi obyektif (sebenarnya) pada suatu keadaan yang menjadi objek studi atau objek penelitian.

Hasil dari penelitian menunjukkan sistem pengaliran air pada perumahan Grand Purworejo ini dilakukan dengan sistem komunal horizontal. Dimana pemipaannya dibuat memanjang. Air dari sumber disalurkan ke tempat penampungan terlebih dahulu (reservoar), kemudian baru disalurkan ke rumah-rumah warga secara horizontal atau pipa memanjang. Pada perumahan Grand Purworejo total keseluruhan ada 70 unit rumah dengan Kebutuhan air bersih  penduduk perumahan Grand Purworejo yaitu 215 orang terbagi dari balita, anak – anak, dewasa sampai usia lanjut dengan kebutuhab air bersih per hari (Qd)= 34.400 l/hari = 34,40 m3/hariKapasitas penampung tandon utama = 64 m3= 64.000 l dengan waktu pengisian = 34 menit 25 detik. Sehingga kebutuhan air rata – rata penduduk perumahan Grand Purworejo = 10 m3 / jam, dan kapasitas pompa pemindah = 30 m3 / jam. Kelebihan distribusi air bersih menggunakan sistem komunal lebih mudah pengontrolan. Karena hanya menggunakan satu sistem pendistribusian air bersih yaitu menggunakan toren komunal. Kelemahan distribusi air bersih menggunakan sistem komunal sering terjadinya penyumbatan pada pipa akibat kotoran dari toren, seperti lumut. Hal ini terjadi ketika toren beton  tidak dibersihkan secara rutin.

Author Biographies

nurjanah

Fakultas Teknik program studi teknik sipil

Nur Rahayu

Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil

References

Aminudin, Peran Rumah dalam Kehidupan Manusia, Kanisius, Semarang, 2007.hlm.12

Andi, HS. 1996. Azas - azas Organisasi Manajemen Jakarta: CV.Mas Agung.

Apriyatno, Henry. 2003. Materi Kuliah Strukur Beton. Semarang : Unnes.

Anonim. Departemen Pemukiman Dan Prasarana Wilayah.2002. Pedoman/ Petunjuk Teknik Dan Manual. Jakarta : Balitbang Departemen Kimpraswil.

Anonim. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 18/Prt/M/2007. Pedoman Penyusunan Perencanaan Teknis Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum, Direktoral Jenderal Cipta Karya.

Anonim. Dpu Ditjen Cipta Karya. 1987. Buku Utama Sistem Jaringan Ipa. Diktat Kursus Perpipaan Departemen Pekerjaan Umum Direktoral Jenderal Cipta Karya Direktorat Air Bersih. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum,

Direktoral Jenderal Cipta Karya, Direktorat Air Bersih. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Dpu. 1991. Sk Sni T-15-1991-03 “Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung”. Bandung: Yayasan Lpmb.

Gumilar, Galih. 2011. Perencanaan Plumbing Air Bersih Dan Air Kotor.

Irfandi. 2009. Perancangan Sistem Distribusi Air Bersih Pada Komplek Perumahan Karyawan Pt.Pertamina (Persero) Up Ii Sei-Pakning Kabupaten Bengkalis, Riau Dari Reservoar Wdcp (Water Decolorization Plant)Kilang Pertamina. Medan : Universitas Sumatra Utara.

Linsley, Ray K. & Joseph B. Franzini .1996. Teknik Sumber Daya Air Jilid I Dan Ii, Edisi Ketiga, Terjemahan Ir. Djoko Sasongko, M.Sc. Jakarta : Erlangga.

SNI 03-1733-2004. tentang Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan.

Suryolelono, K.B. 1994. Teknik Fondasi Bagian Ii . Yogyakarta: Nafiri.

Triatmadja Radianta. 2007. Manual Dan Dasar Teori Waternet Versi 2.1. Software Untuk Perancangan Dan Pengelolaan Jaringan Air Minum. Yogyakarta : Fakultas Teknik. Univeritas Gajah Mada.

Published
2020-03-29
How to Cite
janah, nur, & Rahayu, N. (2020). ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH PERUMAHAN GRAND PURWOREJO DENGAN SISTEM TOREN KOMUNAL. Jurnal Qua Teknika, 10(1), 36-46. https://doi.org/10.35457/quateknika.v10i1.933
Section
Articles