https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/issue/feed Jurnal Qua Teknika 2022-09-16T10:34:17+00:00 Editor jurnal QUATEKNIKA quateknika@unisbablitar.ac.id Open Journal Systems <div class="row"> <div class="col-sm-6 col-md-12"> <div class="img-responsive">Memuat artikel hasil penelitian dan kajian kritis bidang ilmu-ilmu teknik, terapan, rekayasa, teknik elektro, terknik sipil dan aplikasinya.</div> </div> </div> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2323 Robot Pengiriman Obat Dengan Rute Tercepat Menggunakan Algoritma Djikstra 2022-09-09T10:35:13+00:00 Ilham Bagastama ilhambagastama1@gmail.com <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The development of today's era has become a necessity where technology is one of the important factors in human life, humans always create innovations to make work easier and solve problems that always arise. In December 2019 the emergence of a pandemic caused by a virus called Covid -19 This virus can be transmitted from human to human through splashes of body fluids or contaminated surfaces. To solve this problem the author took the initiative to help nurses by designing drug distribution tools so that nurses do not need to make direct contact with patients and drug distribution will be sent more efficiently, this tool uses a TCRT line sensor which is used to identify the path then the data is sent to the Arduino microcontroller UNO to be processed to find out the fastest route using the djikstra algorithm then instructs the DC motor to move towards the cooled destination.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-09-02T09:38:34+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2322 IMPLEMENTASI BARCODE DETECTION DENGAN METODE OPERASI MORFOLOGI UNTUK SISTEM INVENTARISASI 2022-09-08T13:50:17+00:00 Muhammad Najib najibm682@gmail.com <p><em>Technological developments that are so fast require us to be able to display information quickly and precisely on the inventory system, there is so much data, how can we present the data needed quickly, one way is by using a barcode so that the system can communicate directly in need of a barcode scanner. to be able to detect and read the barcode in order to be able to connect directly to the server, therefore a barcode detection system was made using morphological methods to improve barcode detection.</em></p> 2022-09-02T09:43:06+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2324 MONITORING GERAKAN SHALAT MELALUI KAMERA DENGAN METODE POSE PREDICT 2022-09-09T11:36:53+00:00 astriani gensepta@gmail.com Nyatu Latifah aani9635@gmail.com Iskandar Lutfi aani9635@gmail.com <p><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Worship is a spiritual activity that is routinely carried out as a form of respect to God, this worship itself has various forms and ways to do it, one of which is prayer where this prayer is an activity of respecting God and also praying. This prayer also has several requirements and procedures that must be followed such as doing purification or self-cleaning by doing ablution then reading intentions and prayers during the prayer process, etc.</em><em>To facilitate the worship process, efforts have been made to assist humans in the worship process such as reminding prayer times and also helping to inform worship activities. But as humans there will always be new problems, one of which is memory because humans have a condition where the brain is overworked so humans experience a state of forgetting or not remembering something. This tools using webcam as input data and the computer portable or laptop to process the image and show the output text, to detect the pose this tools using mediapipe library to helping object detection.</em></p> 2022-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2335 Analisis Penggunaan Resistance Sebagai Peredam Arus Kejut Aki 12V Pada Battery Management System(BMS) 2022-09-09T11:24:38+00:00 rizki alhidayat rizki.alhidayat99@gmail.com <p>The development of electric car technology is currently increasing a lot of progress. This<br>represents an electric car is one alternative to future vehicles using battery energy to move it. But now<br>there are many weaknesses in special electric cars in Indonesia. One of them is battery charging that can<br>be said to be ineffective. When the battery in this electric car consists of 4 12V batteries, which are<br>equipped with 48V in the charging process. The type of battery used is Battery Sealed Lead Acid where<br>the battery is a sulfuric acid electrolyte rechargeable battery that cannot be stacked because this battery<br>can be coagulated (thickened). In this system a boost converter is used to stabilize the voltage from the<br>PLN that will enter through the charger. Then in menitoring the charger, there needs to be an Internet<br>system Object or an abbreviation of IoT for convenience whether the battery is full or not. And for the<br>microcontroller used is ESP32. In addition to this the IoT system can also calculate the efficiency of the<br>charger for each charging. Related cell phone owners can monitor the battery via a smartphone or laptop<br>connected to the internet.</p> 2022-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2366 PENDETEKSI SUHU AIR KOLAM IKAN GURAME MENGGUNAKAN DS18B20 SEBAGAI SAKLAR OTOMATIS POMPA AIR SUMUR DI SUTOJAYAN BLITAR 2022-09-09T11:40:06+00:00 Sri Widoretno Sri Widoretno sriwidoretno@unisbablitar.ac.id Mukhlison Mukhlison sriwidoretno@unisbablitar.ac.id Mohammad Khoirur Roziqin Mohammad Khoirur Roziqin sriwidoretno@unisbablitar.ac.id <p>Suhu air sangat penting untuk kelangsungan kehidupan ikan. Sebuah alat saklar otomatis pendeteksi suhu air kolam ikan berbasis <em>DS18b20</em> di pasaran sangatlah jarang. Kalau ada, alat hanya dibuat oleh kalangan mahasiswa. Itupun hanya untuk kalangan pribadi dan perlu biaya yang sangatlah mahal untuk membuatnya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. hasil penelitian dapat disimpulkan alat pendeteksi suhu air kolam ikan gurame berbasis Ds18b20 dapat memberikan manfaat dan kemudahan monitoring budidaya perikanan bagi petani ikan gurame. Adapun cara pembuatanya yaitu dengan rangkaian komponen-komponen meliputi rangkaian termometer dan transistor relay saklar. Adapun bagian dari termometer yaitu Ds18b20, Arduino Nano Dan Lcd 16x2. Untuk bagian dari saklar menggunakan komponen transistor D438, resistor 330 Ohm, Led dan relay 5v. Komponen tersebut dirangkai sesuai dengan konsep alat yang dihubungkan dengan pin-pin arduino yang sudah disesuaikan dan direncanakan dengan listing progam arduino ide sebelumnya.</p> 2022-09-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2368 UJI KUAT TEKAN PASANGAN BATAKO DENGAN MENGGUNAKAN MORTAR PASIR KALI WAE ARA MANGGARAI NTT 2022-09-09T11:42:47+00:00 Handika Setya handika.setya@unitri.ac.id Matildis Nurlina handika.setya@unitri.ac.id Dipa Supriyanti3 handika.setya@unitri.ac.id Dipa Supriyanti3 handika.setya@unitri.ac.id <p>Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ketebalan mortar yang efektif yang digunakan untuk pasangan batako dan mengetahui berapa besar kuat tekan pasangan batako. Pasangan batako yaitu susunan dari batako dengan mengunakan mortar sebagai pengikat.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium, dengan benda uji pasangan batako yang tersusun dari 2 lapis dengan dimensi 28 cm x 12 cm x 10 cm. penelitian ini menggunakan 3 variasi untuk ketebalan mortar dengan 4 benda uji untuk setiap variasinya. Jadi total benda uji yang akan dibuat yaitu 12. Untuk ketebalan mortar yang digunakan yaitu 0,5cm; 1cm; dan 2cm. Dari penelitian didapatkan hasil kuat tekan rerata mortar 1pc:4ps sebesar 8,287 MPa. Kuat tekan rerata batako sebesar 1,708 MPa, untuk kuat tekan rerata pasangan batako dengan variasi ketebalan mortar 0,5cm; 1cm; 2cm berturut-turut sebesar 1,773 MPa, 2,369 MPa, dan 1,893 MPa. Dari hasil pengujian karena kuat tekan batako &lt; 2 Mpa maka mempengaruhi nilai kuat tekan rata-rata untuk pasangan batako, sehingga dapat disimpulkan dari tiga variasi ketebalan nilainya sangat kecil dibandingkan dengan tingkat persyaratan mutu beton pejal berdasarkan&nbsp; SNI 03-0349-1989. Untuk pola kerusakan akibat pengujian kuat tekan pasangan batako yaitu gagal kombinasi</p> 2022-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2369 STUDI PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DI JALAN SIMPANG GAJAYANA KOTA MALANG 2022-09-09T11:44:53+00:00 Suhudi Suhudi suhudisuhudi@yahoo.cp.id Kiki Frida Sulistyani2 suhudisuhudi@yahoo.cp.id , Dian Noorvy Khaerudin3 suhudisuhudi@yahoo.cp.id Yohanes Sahwa Putra Dius4 suhudisuhudi@yahoo.cp.id <p>Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin bertambah jumlah penduduk pada suatu kawasan permukiman. Dengan banyaknya bangunan serta gedung-gedung bertingkat meyebabkan wilayah resapan air menjadi berkurang, sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah, permasalahan tidak hanya pada sumber resapan air, namun sistem pembuangan air yang buruk juga menjadi penyebab utama sering terjadinya genangan air pada beberapa ruas jalan di Kota Malang, terutama pada ruas Jalan Simpang Gajayana. Untuk mengatasi permasalah tersebut maka perlu adanya evaluasi terkait perencanaan saluran baru dengan tujuan agar air tidak menggenangi permukaan perkerasan jalan. Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting saluran drainase, desain dimensi saluran drainase dan efisiensi saluran. Dalam penelitian ini pertama-tama dilakukan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder, kemudian dilakukan analisis data seperti analisis hidrologi, hidrolika dan efisiensi saluran. Dari hasil analisis dan perhitungan didapatkan Qr<sub>5</sub> th =0,028 – 0,209 m<sup>3</sup>/dt, Qr<sub>10</sub> th =0,029 – 0,222 m<sup>3</sup>/dt, dimensi saluran baru SG 4 KR sepanjang 74 m direncanakan dengan ukuran 60 x 60 cm, SG 7 KR dengan sepanjang saluran 131 m direncanakan dengan ukuran 40 x 40 cm dan saluran SG 3 KN dengan panjang saluran 75 m direncanakan dimensi saluran dengan ukuran 60 x 60 cm. Dari hasil perhitungan yang dilakukan didapatkan bahwa sebelum adanya saluran pada SG 4 KR,SG 7 KR dan SG 3 KN sebanyak 6 saluran pada ruas Jalan Simpang Gajayana tidak efisien dan hanya 2 saluran yang efisien, setelah dilakukan evaluasi saluran dan pembuatan saluran baru maka seluruh yang ada dinyatakan efisien dalam membuang air didalam saluran.</p> 2022-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2370 Pengaruh Penggunaan Limbah Abu Sekam Padi dan Viscocrete 1003 Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur Beton 2022-09-16T10:34:17+00:00 Diana Ningrum diana.ningrum@unitri.ac.id Nawir Rasidi diana.ningrum@unitri.ac.id Hamdisuryaman Siritoitet diana.ningrum@unitri.ac.id <p><em>The purpose of this study was to determine the effect of the use of waste rice husk ash and viscocrete 1003 on the compressive strength and flexural strength of concrete with variations in the mixture of rice husk ash waste 0%, 25%, 30% and viscocrete 1003 0.6%. The results showed that the chemical content of rice husk ash that had been burned was high SiO2 (Silicon Dioxide), which was 75.5 ─ 87.9 % by weight, while the chemical content of unburned rice husk ash was SiO2 (Silicon Dioxide). Which is high that is equal to 86.9 ─ 94.7% by weight. The compressive strength test value of each variation of the specimen which is converted into 28 days of age is for variation 0% the average compressive strength value is 21.590 MPa, for variation 25% with an average compressive strength value of 15.635 MPa and 30% variation with the average compressive strength value is 11.486 MPa. So it can be concluded that the average compressive strength value from the 0% variation to the 25% variation has decreased by 0.05955%, while from the 25% variation to the 30% variation it has decreased by 0.0415%. The flexural strength test value in terms of the maximum average moment on the slab for each variation of the test object converted into 28 days of age is for 0% variation of 146.820 kN.m, for 25% variation of 165.760 Kn.m and variation of 30% of 170.490 Kn.m. So it can be concluded that the average flexural strength value from the 0% variation to the 25% variation has increased by 3.13%, while from the 25% variation to the 30% variation it has increased by 3.36%.</em></p> 2022-09-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika https://ejournal.unisbablitar.ac.id/index.php/qua/article/view/2391 EVALUASI KETERLAMBATAN PROYEK (STUDI KASUS PEKERJAAN TALUD JEMBATAN GUMUYU BINANGUN BLITAR) 2022-09-12T11:07:26+00:00 Rahmad Rekandinata( nurhudi029@gmail.com nurjanah Nurjanah cahayanurj@gmail.com hazairin Lukmana cahayanurj@gmail.com <p>Eksekusi proyek membutuhkan perencanaan atau manajemen proyek. Artinya, disiplin ilmu yang terlibat dalam perencanaan dan pengorganisasian sehingga tujuan proyek dapat dicapai. Manajemen konstruksi adalah proses praktis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan ilmu pengetahuan dan keahlian yang saling menguntungkan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.</p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab keterlambatan proyek Jembatan Geyumu Binangan Blitar dan mencari alternative untuk mengatasi keterlambatan pekerjaan konstruksi Jembatan Gemuyu Binangun Blitar. Kuesioner validitas / reliabilitas.</p> <p>Validitas berasal dari kata relevansi yang artinya ketelitian dan ketepatan suatu alat ukur beserta relevansinya adalah suatu ukuran yang menunjukkan bahwa variable yang diukur sebenarnya adalah variable yang valid. Pernyataan dapat diprediksi atau stabil. Kualitas tes yang solid mengacu pada intensitas, konsistensi, prediktabilitas, dan akurasi efek samping tes penelitian</p> <p>Penyebab dari keterlambatan proyek pekerjaan Jembatan Gumuyu Binangun Blitar terjadi karena beberapa faktor yaitu kegagalan pemilik dalam mengkoordinasi pekerjaan, mobilisasi sumber daya lambat, kondisi lingkungan tidak sesuai dugaan, pengajuan contoh bahan tidak terjadwal.Ditinjau dari penelitian ini, bagi pemilik/kontraktor yang berwenang hendaknya&nbsp; lebih memahami jadwal yang telah direncanakan dan lebih tertata atau sering dalam melakukan <em>tool box meeting</em> sehingga dengan harapan dapat berjalan dengan lancar.</p> <p>&nbsp;</p> 2022-09-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 Jurnal Qua Teknika